Pengertian Seni Rupa Postmodern dan Ciri-cirinya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seni rupa postmodern adalah istilah yang sering digunakan untuk menyebut berbagai manifestasi dalam seni rupa yang hadir sebelum masa industri atau masa modern. Jenis ini seni rupa ini menjadi fenomena yang bisa dilihat dari aspek dalam sejarah.
Pasalnya, seni rupa ini telah mengalami perubahan baik dari aspek konseptual maupun kebentukan (wujudnya). Maka dari itu, seni rupa postmodern penting untuk diketahui oleh anak-anak yang ada di zaman modern seperti saat ini.
Pengertian Seni Rupa Postmodern
Mengutip dari buku Seni Rupa SMP: Seni Lukis, Seni Patung, Seni Grafis, dan Pameran karangan Eighteen Salasi (2020:9-10), seni rupa postmodern adalah gaya seni rupa pasca atau sesudah modern. Gaya seni rupa ini berasal dari perpaduan antara sedikit ornamental dan penyederhanaan bentuk tanpa terikat dengan aturan tertentu.
Dalam aliran seni rupa postmodern tema yang sering digunakan dominan tentang kritik sosial dan kemasyarakatan. Paham postmodern ini berkembang setelah zaman modern. Hadirnya aliran ini mampu memberikan pemahaman terhadap dunia seni menjadi lebih luas.
Ada beberapa orang yang beranggapan bahwa aliran postmodern ini melawan aturan-aturan yang ada di dalam aliran modernis. Padahal menurut para ahli postmodern, aliran ini mengatakan bahwa seni ini tidak melawan pakem-pakem modernis melainkan hanya merevisinya.
Ciri-ciri Seni Rupa Postmodern
Hadirnya seni rupa postmodern sangat berbeda dengan seni yang ada pada zaman yang semakin maju ini. Ciri-ciri dari jenis seni rupa ini tidak dapat dirumuskan secara pasti.
Adapun ciri utama dari seni rupa postmodern dapat diketahui sebagai berikut.
Seni rupa postmodern mengakui adanya pluralitas gaya dan tidak ada satu pun gaya yang dominan.
Sejarah dan tradisi masa lalu dari seni rupa postmodern ( termasuk sejarah modernisme sendiri), bisa dibangkitkan lagi, gaya-gaya lama bisa didaur ulang, demikian juga unsur-unsur seni rupa masa lalu bisa dimanfaatkan.
Seni rupa postmodern atas dan seni rupa postmodern bawah bisa dicampur, demikian juga seni rupa murni dan seni rupa komersial.
Intelektualitas seni rupa postmodern lebih ditegaskan. Berdasarkan pengertiannya, intelektualitas adalah istilah yang terutama digunakan dalam teori sastra untuk menjelaskan bahwa sebagian besar teks sastra berkaitan atau mengutip teks-teks sastra yang lain.
Baca juga: 3 Seniman Sketsa Ternama di Dunia, Siapa Saja?
Pada dasarnya seni rupa postmodern adalah karya seni rupa yang mudah ditafsirkan, diakses dan bersifat inklusif. Adapun ciri-ciri dari seni rupa tersebut dapat menambah wawasan serta pengetahuan pembaca. (NTA)
