Pengertian Senyawa Organik dan Unsur di Dalamnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian senyawa organik dan unsur di dalamnya sering dijumpai dalam ilmu Kimia. Senyawa organik sendiri merupakan senyawa yang berasal dari makhluk hidup ataupun yang terbentuk dari makhluk hidup organisme dengan unsur penyusunnya yaitu karbon.
Senyawa organik sangat mudah sekali dijumpai, seperti urea yang ada di air seni atau urin, gula pasir yang ada di dalam tebu dan juga alkohol dari hasil fermentasi larutan gula.
Pengertian Senyawa Organik dan Unsur di Dalamnya
Senyawa organik adalah senyawa molekuler dengan kandungan utama dalam senyawa tersebut adalah atom karbon dan atom hidrogen. Kekhasan atom karbon inilah yang dapat membentuk suatu senyawa menjadi senyawa organik.
Dikutip dalam buku Kimia Organik oleh Ir. Subandi, MP (2010:2) senyawa organik merupakan struktur dan pembentuk senyawa karbon dan biasanya merupakan senyawa yang dihasilkan oleh makhluk hidup.
Berdasarkan rantai karbonnya senyawa organik dapat digolongkan menjadi 4 golongan yaitu siklik, alifatik, homosiklik, dan heterosiklik. Adapun penjelasannya yaitu sebagai berikut:
Senyawa siklik: Senyawa yang mempunyai rantai karbon tertutup.
Senyawa alifatik: Senyawa yang mempunyai rantai karbon terbuka.
Senyawa homosiklik: Senyawa siklik yang atom lingkarnya hanya tersusun oleh atom karbon.
Senyawa heterosiklik: Senyawa siklik yang atom lingkarnya selain tersusun oleh atom C (karbon) juga tersusun oleh atom lain, misalnya O, N, dan S.
Unsur Senyawa Organik
Unsur khas dalam senyawa organik yaitu karbon. Karbon merupakan unsur penting sebagai dasar untuk membangun bahan organik, selain itu juga dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk menghasilkan biomassa dan sumber energi bagi organisme yang memiliki klorofil.
Karbon berasal dari bahasa Latin yaitu carbo yang artinya arang. Karbon adalah unsur kimia yang memiliki simbol C dengan nomor atom 6. Karbon termasuk ke dalam unsur non logam dan terdapat 4 elektron yang digunakan untuk membentuk ikatan kovalen.
Hal unik dari atom karbon adalah kemampuannya untuk mengikat atom karbon lain dengan menghasilkan rantai atau cincin dengan panjang yang beragam.
Ciri-Ciri Senyawa Organik
Setelah mengetahui pengertian senyawa organik dan unsur di dalamnya, ketahui juga ciri-ciri dari senyawa organik. Dikutip dalam buku Gugus Fungsi Senaywa Organik oleh Dewi Lidiawati, S.Si., Adila Fakriana Rifqi Muis, Ainun Reski, dkk (2022:2) senyawa organik memiliki ciri, yaitu:
Memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif rendah.
Bersifat nonpolar sehingga kelarutannya rendah di dalam air dan tinggi dipelarut non polar.
Mudah terbakar.
Tidak menghantarkan listrik karena tidak mengion.
Reaksi kimianya berlangsung relatif lambat.
Memiliki isomer (senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi strukturnya berbeda).
Jenis ikatan kimianya sebagian besar ikatan kovalen.
Baca juga: 4 Contoh Limbah Organik beserta Manfaatnya
Demikian pembahasan mengenai pengertian senyawa organik dan unsur di dalamnya. Semoga bermanfaat. (MRZ)
