Pengertian Syair, Ciri-ciri dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Syair termasuk karya puisi lama yang berasal dari Arab. Istilah syair adalah puisi lama yang tiap baitnya memiliki empat larik dan berakhir dengan bunyi yang sama.
Syair sendiri telah ada sejak zaman dahulu. Dengan memahami syair dapat membantu pembaca dalam membedakan karya sastra ini dengan karya sastra yang lainnya.
Pengertian Syair dalam Karya Sastra
Dikutip dari buku Pantun dan Puisi Lama Melayu oleh Eko Sugiarto (2016:47), kata syair berasal dari bahasa Arab sya'ara (menembang atau bertembang), syair (penembang), sya'ar (syair atau tembang).
Berdasarkan kata tersebut syair adalah salah satu jenis karya sastra yang sudah ada sejak zaman dahulu. Karya sastra ini bersumber dari kesusastraan Arab dan tumbuh di lingkungan masyarakat sekitar abad ke-13, seiring dengan masuknya Agama Islam ke Nusantara.
Sama seperti pantun, syair memiliki empat larik dalam setiap baitnya. Pada bait syair terdiri atas 8 sampai dengan 12 suku kata. Akan tetapi, syair tidak pernah menggunakan sampiran. Dengan demikian, larik-larik yang terdapat dalam syair memuat isi syair tersebut.
Hal tersebut membuat bait yang satu dengan baik yang lainnya biasanya terangkai sebuah cerita. Apabila ingin bercerita seseorang dapat mengemasnya dalam bentuk syair.
Ciri-ciri Syair dan Contohnya
Syair adalah sebuah karya sastra yang memiliki ciri-ciri khusus. Beberapa ciri utama syair yang dapat diketahui antara lain:
Berpola sajak a-a-a-a, di mana setiap bait terdiri dari empat baris.
Setiap baris pada syair terdiri dari 0 hingga 10 suku kata.
Bait syair memuat satu kesatuan cerita yang utuh.
Bahasa dalam syair berbentuk kiasan, dengan penggunaan metafora, simbol, atau perumpamaan.
Isi syair berupa nasihat, petuah, dongeng, cerita, atau roman.
Mengutip dari buku Pendidikan Sanggar Bahasa dan Sastra (Konsep dan Pengembangan) oleh Edy Suprayetno (2022), berikut contoh syair yang bisa referensi untuk lebih memahami karya sastra ini.
Bismillah itu mulai dikata
Limpah rahmat terang cuaca
Berkat Muhammad penghulu kita
Ialah penghulu alam semesta
Al Rahman itu sifat yang sani
Majnanya murah amat mengasihani
Kepada mumin hati nurani
Di situlah tempat mengasihani
Tunduk menangis segala puteri
Masing-masing berkata sama sendiri
Jahatnya perangai permaisuri
Lakunya seperti jin dan peri
Itulah penjelasan tentang syair adalah karangan atau puisi dalam bentuk cerita yang mementingkan irama sajak sudah ada sejak zaman dahulu. Semoga bermanfaat. (NTA)
Baca juga: 10 Contoh Syair Romantis untuk Pasangan
