Konten dari Pengguna

Pengertian Technopreneur, Tujuan, dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Technopreneur. Sumber: pexels.com/Armand Valendez
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Technopreneur. Sumber: pexels.com/Armand Valendez

Perkembangan teknologi yang semakin maju ini membuat para pengusaha mulai memanfaatkannya untuk usaha. Hingga muncul istilah technopreneur. Adapun pengertian technopreneur adalah pebisnis yang memanfaatkan teknologi untuk bisnis.

Dampak positif dari adanya perkembangan teknologi ini tentu dapat membantu banyak orang, khususnya yang memiliki usaha. Pengusaha bisa mulai memasarkan produknya dan mendapatkan banyak pasar dengan bantuan teknologi.

Pengertian Technopreneur dan Tujuannya

Pengertian Technopreneur. Sumber: pexels.com/Pixabay

Pengertian technopreneur mulai berkembang akhir-akhir ini dan sering dihubungkan dengan perusahaan rintisan yang bekerja dengan menggunakan teknologi. Istilah ini juga berkaitan dengan ekonomi digital, ekonomi kreatif, dan bisnis online.

Mengutip dari buku Technopreneuri, Dr. Angga Kurniawan, (9), pengertian dari technopreneur adalah pengusaha yang bergerak di bidang teknologi dan bisnis. Melainkan pemilik bisnis juga memiliki kemampuan di bidang teknologi.

Seorang pengusaha sengaja memanfaatkan teknologi untuk menciptakan inovasi baru sehingga bisa menghasilkan uang.

Seorang technopreneur benar-benar menggunakan teknologi sebagai basis dalam mengembangkan usahanya. Selain itu juga bisa meningkatkan kualitas sumber daya yang dimiliki.

Tentu saja ini dampak baik bagi orang-orang yang pandai berbisnis dan melek teknologi. Adapun tujuan dari technopreneur adalah sebagai berikut.

1. Berkontribusi Besar Terhadap Perkembangan Teknologi

Tujuan pertama adalah seorang technopreneur bisa berkontribusi secara langsung terhadap perkembangan teknologi. Produk dari technopreneurship adalah untuk menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat dengan cepat.

2. Membuka Lapangan Kerja Baru

Tidak hanya membawa dampak baik bagi pengusaha saja melainkan juga bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Setiap perusahaan yang dibangun oleh technopreneur tentu membutuhkan sumber daya manusia.

3. Menghidupkan Pola Pikir Pengusaha

Terakhir adalah untuk membangkitkan pola pikir seorang pengusaha khususnya dalam diri anak-anak muda yang mudah mempelajari teknologi. Contohnya adalah untuk mengenal pasar, membuat inovasi baru, dan mengasah kreativitas.

Contoh Technopreneur

Pengertian Technopreneur. Sumber: pexels.com/Yusuf P

Sudah banyak tokoh-tokoh dunia yang dikenal sebagai seorang technopreneur dan sukses di bidang teknologi. Berikut contoh technopreneur sukses dunia.

1. Bill Gates

Bill Gates adalah seorang ahli teknologi yang menciptakan Microsoft dan banyak digunakan saat ini pada berbagai perangkat.

2. Steve Jobs

Pendiri Apple ini juga bisa disebut sebagai technopreneur karena sudah menjadi perusahaan teknologi besar yang menghasilkan berbagai produk canggih.

3. Nadiem Makarim

Terakhir adalah Nadiem Makarim yang merupakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Indonesia juga seorang technopreneur. Nadiem Makarim adalah pendiri Gojek yaitu aplikasi yang menyediakan berbagai layanan.

Baca Juga: Pengertian Smart Sensor dan Fungsinya

Berdasarkan penjelasan di atas, pengertian technopreneur adalah orang-orang yang bekerja di bidang teknologi dan ekonomi. Orang-orang tersebut mengandalkan teknologi untuk menghasilkan uang seperti contoh Nadiem Makarim yang merupakan pendiri Gojek. (GTA)