Konten dari Pengguna

Pengertian Validasi dan Jenis-jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi validasi. Sumber: UXIndonesia/unsplash.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi validasi. Sumber: UXIndonesia/unsplash.com.

Validasi adalah pengesahan atas suatu kebenaran. Yang perlu mendapatkan validasi tidak hanya perasaan, tapi terutama objek penelitian ilmiah. Dengan validasi, maka kebenaran terhadap hasil suatu penelitian bisa diterima.

Validasi merupakan aktivitas ilmiah sehingga ada aturan dan ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan objek penelitian. Mempelajari proses validasi penting bagi yang berhubungan dengan dunia penelitian dan akademik.

Validasi adalah Pengesahan Kebenaran

Ilustrasi validasi. Sumber: DanDimmock/unsplash.com.

Pengesahan yang diperoleh dalam validasi adalah setelah melalui proses pengujian. Tanpa pengujian, bukti-bukti atau hasil penelitian tidak bisa diterima.

1. Pengertian Validasi

Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian validasi adalah pengesahan atau pengujian kebenaran atas sesuatu.

Dikutip dari Metode Penelitian Kuantitatif, Syofian Siregar (2013:46:47), validasi merupakan salah satu kriteria yang dibutuhkan oleh suatu alat untuk dapat dijadikan instrumen penelitian dalam memperoleh, mengolah dan menginterpretasikan informasi.

Validitas atau kesahihan suatu alat ukur ditunjukkan dengan sejauh mana alat tersebut mampu mengukur apa yang ingin diukur. Karena pentingnya alat ukur ini, maka beberapa ahli membagi jenis-jenis cara validasi menjadi beberapa validitas.

2. Jenis-jenis Validasi

Dalam beberapa buku mungkin akan ditemui jenis-jenis validasi yang berbeda karena tergantung dengan apa yang akan diukur. Secara umum, validasi dibagi menjadi validitas internal dan eksternal, yaitu yang berkaitan dengan penelitian itu sendiri dan penelitian lain.

Dalam buku di atas, ada beberapa validitas yang menarik untuk diketahui, yaitu:

  1. Validitas Rupa. Validitas ini mengacu pada bentuk dan tampilan instrumen. Validitas rupa penting dalam pengukuran kemampuan individu, seperti pengukuran kejujuran, kecerdasan, bakat dan ketrampilan.

  2. Validitas Isi. Ini berkaitan dengan instrumen pengukur isi (konsep) atau variabel yang harus diukur. Penentuan validitas isi berkaitan dengan proses analisis logis.

  3. Validitas Kriteria. Ini merupakan validasi dengan cara membandingkan dengan instrumen lain yang sudah lebih dulu valid. Validitas ini ada 2, yaitu konkuren dan ramalan.

  4. Validitas Konstruk. Validitas ini berkaitan dengan kemampuan instrumen dalam mengukur pengertian suatu konsep yang diukurnya. Validitas konstruk merupakan yang terluas cakupannya dibandingkan dengan alat validasi lain.

Baca juga: Mengenal Jenis Metode Penelitian beserta Perbedaannya

Itulah ulasan tentang validasi dalam metode penelitian kuantatif. Validasi adalah aktivitas yang mengasyikan bagi yang suka penelitian, sekaligus menegangkan bagi yang mengharapkan hasil tertentu. (lus)