Penggunaan Hiasan Kepala pada Tarian dari Bali Berfungsi Sebagai Apa?

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
23 Mei 2024 16:09 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi penggunaan hiasan kepala pada tarian dari Bali berfungsi sebagai. Sumber foto: Pixabay/lil_foot_
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penggunaan hiasan kepala pada tarian dari Bali berfungsi sebagai. Sumber foto: Pixabay/lil_foot_
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Penggunaan hiasan kepala pada tarian dari Bali berfungsi sebagai salah satu elemen penting dalam pementasan. Bentuk hiasan kepala yang digunakan salah satunya dapat berupa gelungan atau petitis.
ADVERTISEMENT
Hiasan kepala bisa dipakai pada berbagai jenis tarian tradisional Bali. Seperti halnya dalam tari Tari Rejang Tegak, Tari Pendet, dan Tari Legong.

Penggunaan Hiasan Kepala pada Tarian dari Bali Berfungsi Sebagai Apa? Ini Jawabannya

Ilustrasi penggunaan hiasan kepala pada tarian dari Bali berfungsi sebagai. Sumber foto: Pixabay/keulefm
Hiasan kepala merupakan perhiasan yang dikenakan di bagian kepala penari, dengan cara diikat, digantung, maupun disisipkan. Unsur ini dapat mudah ditemukan pada penampilan tari khas Bali.
Adapun penggunaan hiasan kepala pada tarian dari Bali berfungsi sebagai aksesoris. Menurut buku Pendidikan Seni Budaya, Yoyok RM, Siswandi, (2008:76), aksesoris ini dapat berupa barang tambahan, alat ekstra, atau barang yang dijadikan sebagai pelengkap dan pemanis busana.
Bentuk dan ragam hias pada hiasan kepala tari Bali cukup bervariasi. Namun, aksesoris ini umumnya memiliki desain yang mencolok. Dengan begitu, untuk lebih mengenali bentuknya, berikut merupakan contoh hiasan kepala tarian dari Bali yang menarik diketahui.
ADVERTISEMENT

1. Mahkota

Mahkota adalah bentuk aksesoris yang digunakan di atas kepala penari Bali. Mahkota juga digunakan pada pertunjukan tari tradisional daerah lain. Meskipun demikian, terdapat karakteristik yang menjadi keunikan dari mahkota Bali.
Beberapa perbedaannya antara lain, hiasan pada mahkota Bali identik dilengkapi dengan bunga-bunga, seperti cempaka, kamboja, maupun mawar dan dominan berwarna emas.
Penggunaan warna gold (emas) pada mahkota dapat menambah kesan eksotis dari para penari. Dalam hal ini, mahkota dapat dikenakan pada pertunjukan Tari Pendet.

2. Gelungan

Gelungan termasuk hiasan kepala yang memiliki bentuk sambeh bintang, papundakan, atau pepusungan. Gelungan dapat terbuat dari emas dengan ornamen tambahan berupa bunga emas dan bunga segar yang ditempatkan pada bagian belakang. Bentuk ini dapat dipakai pada Tari Legong.
ADVERTISEMENT
Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan hiasan kepala pada tarian dari Bali berfungsi sebagai pendukung atau aksesoris. Semoga adanya informasi ini dapat memperluas wawasan pembaca mengenai jenis perlengkapan untuk mengekspresikan seni tari. (Riyana)