Penggunaan Huruf Kapital dan Contohnya dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam menulis bahasa Indonesia dengan baik dan benar adalah penggunaan huruf kapital. Untuk dapat memahaminya dengan baik, diperlukan materi mengenai penggunaan huruf kapital dan contohnya.
Dikutip dari buku EYD Bahasa Indonesia, Ainia Prihantini (2015:3), huruf kapital disebut juga dengan huruf besar yang penggunaannya harus mengikuti kaidah yang telah ditentukan. Jadi, huruf kapital tidak bisa dipakai sembarangan.
Penggunaan Huruf Kapital dan Contohnya
Penggunaan huruf kapital perlu diperhatikan dengan baik agar bisa menulis dengan rapi dan benar. Untuk itu, berikut panduan penggunaan huruf kapital dan contohnya yang sesuai dengan kaidah penulisan bahasa Indonesia.
1. Huruf Kapital Digunakan pada Awal Kalimat
Setiap orang harus menulis kalimat dalam bahasa Indonesia dengan huruf pertama berupa huruf kapital. Aturan ini berlaku pada semua jenis kalimat. Berikut contohnya.
Apa yang kamu lakukan di sini?
Jangan menutup pintu itu!
Sayur itu makanan sehat.
2. Huruf Kapital Digunakan pada Nama Orang dan Julukan
Penggunaan huruf kapital selanjutnya juga berlaku pada nama orang dan nama julukan. Huruf kapital ditaruh pada huruf pertama dari nama orang maupun julukan. Adapun berikut contoh penggunaanya.
Ervin Segara
Citra Jesika
Dina Marlina
Jenderal Sudirman
Bapak Hadi
3. Huruf Kapital Digunakan pada Nama Teori, Rumus, dan Hukum
Dalam sains maupun matematika, sering kali terdapat beberapa jenis teori, rumus, maupun hukum. Dalam menulisnya perlu memakai huruf kapital. Contohnya seperti di bawah ini.
hukum Archimedes
teori Darwin
rumus Phytagoras
4. Huruf Kapital Digunakan pada Awal Kalimat dalam Petikan Langsung
Ketika menulis novel maupun cerpen, sering kali penulis membutuhkan tanda petik untuk menuliskan ucapan suatu tokoh dalam ceritanya. Dalam penulisan dialog inilah, huruf kapital harus dilibatkan. Huruf yang menggunakan kapital adalah huruf pertama di awal kalimat. Contohnya seperti berikut.
Rino mengaku, “Aku mencintaimu.”
“Hujan itu menenangkan,” ucap Vino berpendapat.
“Aku bingung,” ungkap Vina, “lebih baik pilih warna merah atau biru, ya?”
5. Huruf Kapital Digunakan pada Kata yang Berkaitan dengan Agama
Huruf kapital perlu dipakai untuk huruf pertama dalam suatu hal yang berkaitan dengan nama agama, Tuhan, serta kitab suci. Ini termasuk dengan kata ganti Tuhan dan singkatan nama Tuhan. Berikut contohnya.
Kristen
Konghucu
Islam
Alkitab
Al-Qur'an
Tuhan
Allah Swt.
Tuhan YME
6. Huruf Kapital Digunakan pada Gelar Kehormatan
Huruf pertama pada unsur gelar, seperti kebangsawanan, keagamaan, keturunan, maupun akademimaupun akademik yang diikuti nama orang perlu memakai huruf kapital. Misalnya, seperti:
Kiai Haji Ridwan
Diandra, Magister Humaniora
Teuku Umar
7. Huruf Kapital Digunakan pada Jabatan dan Pangkat
Huruf kapital juga harus dipakai pada jabatan serta pangkat. Tiap nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang, nama tempat, maupun nama instansi harus memakai huruf besar. Berikut contoh penggunaannya.
Perdana Menteri Samid
Gubernur Jawa Tengah
Wakil Presiden Jusuf Kalla
Proklamator Republik Indonesia
8. Huruf Kapital Digunakan pada Nama Peristiwa Sejarah
Peristiwa bersejarah juga harus memakai huruf kapital pada huruf pertamanya. Berikut contoh penggunaannya.
Perang dunia I
Hari Pendidikan Nasional
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
9. Huruf Kapital Digunakan pada Judul
Penggunaan huruf kapital yang selanjutnya adalah pada huruf. Huruf kapital dipakai pada huruf pertama setiap kata dalam judul buku, artikel, makalah, dan sebagainya, kecuali kata tugas yang tak terletak di posisi awal. Berikut contohnya.
Saya sedang membaca buku berjudul “Cinta dan Rahasia”
Aku sedang membaca artikel berjudul “Cara Membuat Tempe” di internet
Aku mengambil referensi dari makalah “Penerapan Asas-Asas Hukum Perdata”.
10. Huruf Kapital Digunakan pada Penunjuk Hubungan Kekerabatan
Huruf kapital perlu dipakai pada kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti ibu, bapak, kakak, dan kata atau ungkapan lain yang digunakan sebagai sapaan. Misalnya:
“Kapan Ibu pulang?” tanya Tuti pada Rina.
“Silahkan masuk dulu, Dik!” ujar Fahira
“Selamat datang, Anak-Anak.”
Demikian beberapa penjelasan tentang penggunaan huruf kapital dan contohnya. Pada dasarnya, penulisan huruf kapital perlu senantiasa dipelajari agar bisa menulis dengan baik dan benar. (SLM)
Baca Juga: Contoh Soal Huruf Kapital Kelas 2 SD dan Kunci Jawabannya
