Konten dari Pengguna

Pengolahan Kertas Bekas Menjadi Kertas Baru Termasuk Kegiatan Apa?

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengolahan kertas bekas menjadi kertas baru termasuk kegiatan. Sumber: unsplash.com/DebbyHudson.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengolahan kertas bekas menjadi kertas baru termasuk kegiatan. Sumber: unsplash.com/DebbyHudson.

Pengolahan kertas bekas menjadi kertas baru termasuk kegiatan yang bermanfaat untuk menjaga kelestarian alam. Tiap lembar kertas yang dibuang terdapat pohon yang ditebang.

Kertas yang sudah ditulisi di kedua sisi tidak bisa digunakan lagi, tapi tidak harus dibuang. Di tangan orang kreatif, kertas tersebut bisa diolah menjadi kertas baru.

Pengolahan Kertas Bekas Menjadi Kertas Baru Termasuk Kegiatan?

Ilustrasi pengolahan kertas bekas menjadi kertas baru termasuk kegiatan. Sumber: unsplash.cm/DanCristianPadure/

Pengolahan kertas bekas menjadi kertas baru termasuk kegiatan daur ulang. Daur ulang merupakan bagian dari manajemen sampah menggunakan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Arti daur ulang adalah mengolah sampah menjadi produk baru.

Kertas termasuk jenis sampah yang dominan. Namun karena mudah terurai dan dapat habis terbakar, keberadaan sampah kertas tidak terlalu diperhatikan. Padahal bahan utama kertas adalah pohon.

Daur ulang sampah kertas cukup mudah, siapa pun bisa melakukannya. Berikut adalah cara daur ulang kertas bekas menjadi kertas baru, yang dikutip dari Kreasi Daur Ulang Membuat Kertas, Hanna Paluzi (2007:8).

  1. Kumpulkan sampah kertas dan pilah menurut jenis sampahnya, misalnya kertas koran, kertas majalah, kertas buku tulis dan sebagainya.

  2. Gunting kertas tersebut menjadi kecil-kecil untuk mempercepat proses daur ulang.

  3. Rendam kertas di dalam air dengan durasi tergantung jenis kertas.

  4. Masukkan rendaman kertas ke blender hingga benar-benar lumat. Tambahkan air jika perlu.

  5. Tambahkan lem putih lalu blender kembali agar benar-benar lumat dan tercampur. Lem putih dapat dibeli di toko kerajinan atau toko bangunan.

  6. Masukkan garam secukupnya agar tidak mudah berjamur dan tidak cepat berganti warna.

  7. Letakkan bubur kertas di tempat yang lebar, seperti baskom atau loyang. Tambahkan air hingga ketinggian 2/3 wadah agar bubur kertas dapat terapung. Usahakan campuran tidak terlalu encer agar hasilnya tidak terlalu tipis.

  8. Siapkan ayakan dengan ukuran lebih kecil dari wadah. Ukuran ayakan menentukan ukuran kertas.

  9. Aduk campuran, lalu masukkan ayakan perlahan dengan posisi miring lebih dahulu. Setelah ayakan berada di bagian bawah wadah, gerakkan ayakan ke kiri dan ke kanan.

  10. Angkat ayakan dengan posisi mendatar.

  11. Bersihkan sisa-sisa bubur kertas di pinggiran ayakan agar hasilnya rapi.

  12. Tiriskan ayakan.

  13. Siapkan serbet di tempat rata, lalu tempelkan ayakan dengan posisi bubur kertas menempel pada serbet.

  14. Tekan-tekan spons pada bagian belakang ayakan untuk menyerap air dari bubur kertas.

  15. Lepaskan kertas baru pelan-pelan karena masih basah dan mudah robek.

  16. Keringkan di bawah sinar matahari.

  17. Kertas siap digunakan.

Baca juga: 3 Contoh Daur Ulang Sampah Organik

Pengolahan kertas bekas menjadi kertas baru termasuk kegiatan daur ulang yang mudah dilakukan. Hasilnya berupa kertas craft yang mahal. (lus)