Konten dari Pengguna

Penjelasan Prinsip Induksi Elektromagnetik dan Penerapannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Prinsip Induksi Elektromagnetik. Sumber: https://unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Prinsip Induksi Elektromagnetik. Sumber: https://unsplash.com

Induksi elektromagnetik dikenal sebagai gejala yang menyebabkan terjadinya arus listrik pada penghantar listrik akibat perubahan medan magnet. Terdapat prinsip induksi elektromagnetik yang dapat menjelaskan cara kerja yang dihasilkan oleh fenomena ini.

Menurut buku Fisika SMA Kelas XII oleh M. ALi Yaz (2007: 146), induksi elektromagnetik pertama kali dilakukan di Inggris oleh Michael Faraday dan Amerika Serikat oleh Joseph Henry. Mereka menemukan sebuah perubahan medan magnetik dalam kumparan berupa arus listrik.

Induksi elektromagnetik merupakan sebuah proses yang dapat muncul ketika konduktor diletakkan pada keadaan medan magnet bergerak atau berubah dan diam. Kemudian, medan magnet tersebut menghasilkan voltase di sepanjang konduktor hingga muncul arus listrik.

Prinsip Induksi Elektromagnetik

Mengetahui Prinsip Induksi Elektromagnetik/ Foto hanya ilustrasi. Sumber: https://unsplash.com

Prinsip induksi elektromagnetik adalah gaya arus listrik yang disebabkan oleh efek dari medan listrik. Gaya gerak arus listrik tersebut timbul di dalam kumparan yang memiliki sejumlah fluks garis gaya medan magnetik.

Gaya gerak listrik dapat dihasilkan apabila kumparan berada di dalam medan magnet yang memiliki energi sangat kuat dan medannya berubah terhadap waktu. Hal ini dapat terjadi apabila kutub utara magnet digerakkan memasuki kumparan dan jarum galvanometer menyimpang ke salah satu arah.

Kemudian, jarum tersebut akan kembali ke arah nol saat medan magnet tersebut didiamkan sejenak di dalam kumparan. Namun, saat magnet batang dikeluarkan, maka jarum akan menyimpang ke arah berlawanan.

Proses terjadinya jarum galvanometer dapat menyimpang karena efek dari arus yang mengalir dalam kumparan. Arus listrik yang dihasilkan diakibatkan oleh ujung-ujung kumparan timbul beda potensial saat magnet batang digerakkan masuk atau keluar dari kumparan.

Perubahan jumlah garis gaya magnetik yang memotong kumparan, maka kedua ujung kumparan dapat timbul perbedaan potensial atau gaya gerak listrik induksi. Arus listrik yang dihasilkan merupakan efek dari perubahan jumlah garis gaya magnetik yang memotong kumparan.

2 Penerapan Induksi Elektromagnetik

Penerapan pada Prinsip Induksi Elektromagnetik/ Foto hanya ilustrasi. Sumber: https://unsplash.com

Prinsip induksi elektromagnetik adalah dasar pembentukan arus bolak-balik sehingga terdapat penerapan induksi elektromagnetik yang bisa diketahui. Biasanya, induksi elektromagnetik digunakan pada pembangkit energi listrik.

Untuk lebih memahaminya, berikut penerapan prinsip induksi elektromagnetik.

1. Elektromagnetisme

Elektromagnetisme merupakan sebuah cabang ilmu fisika yang biasa mempelajari hubungan antara medan listrik dan medan magnet pada rangkaian listrik. Konsep dari elektromagnetisme adalah induksi elektromagnetik didasari pada hukum induksi Faraday.

2. Arus Bolak Balik

Arus bolak balik pada induksi ini memiliki arah berubah-ubah secara periodik. Pembuatan arus bolak balik pada pembangkit listrik membutuhkan peranan dari medan magnet permanen yang memutar turbin seperti pembangkit listrik tenaga air.

Baca Juga: Induksi Elektromagnetik Menghasilkan Arus Apa? Ini Jawabannya

Demikian beberapa informasi tentang prinsip induksi elektromagnetik dan penerapannya. Tentunya, induksi elektromagnetik dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari seperti pada generator, bel listrik, telepon, dan motor listrik. (AYA)