Peran Tanaman dalam Konsep Kimia Hijau pada Lingkungan

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa peran tanaman dalam konsep kimia hijau? Pertanyaan ini mungkin pernah terlintas di pikiran. Terlebih jika memiliki minat dan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap lingkungan.
Disebut juga sebagai green chemistry, kimia hijau pada dasarnya merupakan kajian di bidang kimia yang berfokus pada pengurangan pemakaian dan produksi bahan kimia berbahaya yang dapat mengganggu pelestarian lingkungan dan kesehatan makhluk hidup.
Mengenal Konsep Kimia Hijau
Sebelum membahas lebih lanjut tentang apa peran tanaman dalam konsep kimia hijau pada lingkungan, sebaiknya pahami dulu mengenai konsep dari kimia hijau.
Dikutip dari buku Green Industry Management, Wetri Febrina, dkk. (2023:175), kimia hijau adalah praktik dan sintesis kimia yang berkelanjutan, aman, dan ramah lingkungan dengan menggunakan bahan dan energi minimal serta mengurangi limbah.
Praktik ini dapat dimulai dengan pengakuan bahwa bahan kimia dapat menyebabkan kerusakan jika diproduksi, diproses, digunakan, dan akhirnya dibuang secara tidak benar.
Alih-alih mengendalikan risiko penumpukan bahan kimia berbahaya, kimia hijau bertujuan untuk mengurangi serta mengendalikan penumpukan bahan kimia ini. Oleh karena itu, kimia hijau dapat disebut sebagai kimia bersih, hemat, dan aman.
Beberapa proses penggabungan prinsip dasar kimia hijau di antaranya sebagai berikut.
Pembuatan senyawa organik
Desain proses sintesis organik untuk mengurangi limbah
Pengurangan senyawa atau bahan baku berbahaya
Peningkatan penggunaan pelarut terbarukan
Peningkatan penggunaan bahan baku biokatalis.
Baca juga: 3 Contoh Penerapan Kimia Hijau dalam Kehidupan Sehari-hari Brainly
Apa Peran Tanaman dalam Konsep Kimia Hijau pada Lingkungan?
Konsep kimia hijau memiliki banyak manfaat dari berbagai bidang, termasuk pada bidang lingkungan.
Wetri Febrina, dkk. (2023:180) dalam bukunya, menjelaskan bahwa penerapan kimia hijau dalam bidang lingkungan artinya tanaman mengakumulasi lebih sedikit bahan kimia berbahaya dan beracun di lingkungan.
Selain itu, tanaman juga berperan dalam meminimalkan potensi pemanasan global, penipisan lapisan ozon, serta pembentukan kabut.
Kimia hijau juga mendorong penggunaan bahan baku terbarukan, seperti bahan baku yang didapat dari tanaman. Hal ini dapat mengurangi ketergantungan pada bahan baku fosil yang terbatas, sehingga memberikan dampak yang lebih besar bagi lingkungan.
Itu dia penjelasan mengenai apa peran tanaman dalam konsep kimia hijau pada lingkungan. Semoga ulasan di atas dapat menambah wawasan seputar konsep kimia hijau. (YAS)
