Perbedaan Batang Tumbuhan yang Lunak dan Berair dengan Batang Berkayu

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tiap jenis tanaman terkadang memiliki karakteristik berbeda, ada yang lunak dan ada pula yang keras. Batang tumbuhan yang lunak dan berair dinamakan batang basah. Sedangkan batang yang keras serta kuat disebut batang berkayu.
Dari wujudnya, tentu kedua jenis batang ini cukup mudah dibedakan. Namun, perbedaan batang basah dan batang berkayu tak sesederhana itu. Terdapat beberapa perbedaan lain yang harus dipahami.
Perbedaan Batang Basah dan Batang Berkayu
Dikutip dari buku Bongkar Pola Soal USBN SD/MI oleh Subai'ah S.Pd. (2019:283), batang basah memiliki nama latin, yaitu herbaceous. Sementara batang berkayu dapat disebut juga dengan lignosus.
Kedua batang ini memiliki perbedaan yang terletak di karakteristik dan jarang diketahui oleh banyak orang. Apa saja? simak penjelasannya di bawah ini.
1. Batang Basah
Batang tumbuhan yang lunak dan berair dinamakan batang basah karena diberi nama sesuai karakter fisiknya. Namun selain memiliki ciri khas yang lunak, tanaman batang basah memiliki karakter lain.
Batang basah umumnya memiliki umur yang pendek. Hal ini dikarenakan batang basah rentan rusak dan mati akibat kondisi lingkungan yang kurang mendukung.
Namun di balik itu semua, tanaman batang basah mempunyai kemampuan tumbuh yang lebih cepat serta lebih fleksibel dibanding batang kayu. Berikut beberapa contoh tumbuhan yang memiliki batang basah:
Kangkung
Pisang
Selada
Tomat
Bunga dahlia
Bunga Mawar
2. Batang Berkayu
Tanaman dengan batang berkayu ialah tumbuhan yang dapat menghasilkan jaringan struktural keras sebagai batang. Batang berkayu umumnya memiliki usia yang lebih panjang dari batang basah, sebab bisa tahan di cuaca ekstrem.
Selain memiliki batang yang kokoh, akar dari tanaman batang berkayu juga amat kuat. Akar kuat tersebut berasal dari xilem sekunder yang ada di dalam batang berkayu.
Besar kecilnya batang berkayu dipengaruhi oleh aktivitas kambium yang melakukan pembelahan sekunder. Semakin besar diameter batang, maka aktivitasnya semakin banyak. Terdapat beberapa contoh tumbuhan berkayu, yakni:
Mangga
Cemara
Jati
Beringin
Pinus
Jambu
Baca Juga: Memahami Fungsi Kloropas pada Tumbuhan Lengkap dengan Komponen Utamanya
Dapat disimpulkan bahwa batang tumbuhan yang lunak dan berair dinamakan batang basah, sedang batang tumbuhan keras disebut dengan batang berkayu. Semoga bermanfaat (SLM)
