Perbedaan Isotop, Isoton, dan Isobar beserta Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum mengetahui perbedaan isotop, isoton, isobar, perlu dipahami dahulu apa pengertian dari ketiga istilah tersebut. Pada intinya ketiga hal di atas merupakan suatu atom dari unsur-unsur yang ada pada ilmu kimia. Unsur-unsur itu bisa ditemukan pada tabel periodik.
Dikutip dari buku Belajar Kimia Secara Menarik SMA/MA Kelas X oleh Das Salirawati (2020:23), atom-atom pada tiap unsur itu berbeda tergantung pada jumlah neutron, proton, dan elektron. Jumlah tersebutlah yang membuat isotop, isoton, dan isobar dibedakan.
Pengertian Isotop, Isoton, dan Isobar beserta Contohnya
Tiap jenis dari ketiga atom yang terdiri dari isotop, isoton, dan isobar memiliki definisinya masing-masing agar bisa dikenali. Selain itu, terdapat pula contoh-contohnya. Berikut penjelasannya.
1. Isotop
Isotop merupakan atom yang mempunyai nomor atom yang sama, namun nomor massa yang berbeda. Nomor atom ditentukan oleh banyaknya proton. Jumlah proton dalam tiap isoton adalah sama. Berikut contohnya.
C-12 mempunyai 6 proton dan 6 neutron
C-13 mempunyai 6 proton dan 7 neutron
C-14 mempunyai 6 proton dan 8 neutron
2. Isoton
Isoton adalah atom-atom yang memiliki jumlah neutron yang sama, tapi banyak protonnya berbeda. Contohnya yaitu sebagai berikut.
13C6 dan 14N7 sama-sama mempunyai jumlah neutron 7 buah
31P15 dan 32S16 sama-sama mempunyai jumlah neutron 16 buah.
3. Isobar
Isobar ialah atom-atom yang mempunyai nomor massa yang sama, namun nomor atomnya berbeda. Berikut beberapa contoh di antaranya.
14N7 dan 14C6 mempunyai nomor massa yang sama, yakni 14.
24Na11 dan 24Mg12 mempunyai nomor massa yang sama, yaitu 24.
Perbedaan Antara Isotop, Isoton, dan Isobar
Setelah diketahui hal-hal mendasar tentang jenis-jenis atom di atas, kini perlu dipahami perbedaan isotop, isoton, isobar. Berikut beberapa di antaranya.
Isotop adalah atom dengan nomor atom yang berbeda, namun menduduki tempat yang sama di tabel periodik. Jadi, pada tabel periodik bisa saja ada dua unsur yang menempati satu tempat.
Isotop memiliki jumlah proton (Z) yang sama, namun neutron (N) yang berbeda.
Tak seperti Isotop, Isobar memiliki unsur-unsur yang berbeda-beda sehingga kedudukannya di tabel periodik berbeda pula.
Jumlah proton (Z) dan neutron (N) dari isobar berbeda.
Serupa dengan isobar, isoton juga tersebar di tempat-tempat berbeda pada tabel periodik. Hal ini dikarenakan unsur-unsurnya berbeda-beda.
Jumlah neutron (N) dari isoton sama, akan tetapi jumlah protonnya (Z) berbeda.
Baca Juga: Massa Molekul Relatif: Pengertian dan Fungsinya dalam Ilmu Kimia
Demikianlah tadi perbedaan isotop, isoton, isobar serta contoh atomnya yang sering dipelajari dalam ilmu kimia. Semoga tidak sulit lagi untuk membedakan ketiga jenis atom di atas. (SLM)
