Konten dari Pengguna

Perbedaan Jaring-Jaring Makanan dan Piramida Makanan dalam Ekosistem

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan jaring-jaring makanan dan piramida makanan. Sumber foto: pixabay/CUONG_ART
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan jaring-jaring makanan dan piramida makanan. Sumber foto: pixabay/CUONG_ART

Pada ilmu ekologi, terdapat perbedaan jaring-jaring makanan dan piramida makanan yang penting dipelajari. Materi ini berkaitan dengan konsep dasar terkait aliran energi dalam suatu ekosistem.

Semua spesies makhluk hidup saling berkaitan satu sama lain, sehingga terbentuk suatu interaksi kompleks, baik berupa jaring-jaring maupun piramida makanan. Oleh karena itulah, agar dapat memahami karakteristik keduanya, materi ini perlu dicermati lebih lanjut.

Perbedaan Jaring-Jaring Makanan dan Piramida Makanan

Ilustrasi perbedaan jaring-jaring makanan dan piramida makanan. Sumber foto: pixabay/fleglsebastian7

Berdasarkan buku Ilmu Pengetahuan Sosial Geografi untuk SMP dan MTs Kelas VIII Jilid 2, Sri Hayati, Enok Maryani, Murnaria Manalu, (2007: 53), di lingkungan hidup terdapat peristiwa transfer makanan dari sumbernya, melalui makhluk hidup dengan tahap makan dan dimakan.

Peristiwa tersebut akan membentuk sebuah rantai makanan. Gabungan rantai makanan akan membentuk jaring-jaring makanan. Jaring- jaring makanan akan membentuk suatu piramida makanan.

Berkaitan dengan hal tersebut, terdapat beberapa perbedaan antara proses interaksi satu dengan yang lainya, oleh karena itu, agar semakin memahami konsep tersebut, berikut ini merupakan perbedaan jaring-jaring makanan dan piramida makanan yang bisa diketahui.

1. Urutan dan Bentuknya

Pada jaring-jaring makanan menyatakan aliran energi dan pola makan makhluk hidup. Jaring-jaring makanan tersusun atas kumpulan rantai makanan yang saling berkaitan. Di mana satu jenis konsumen tidak hanya tergantung dengan satu jenis produsen saja dan produsen tidak hanya dimakan oleh satu jenis konsumen.

Sedangkan piramida makanan dapat menunjukkan jumlah makanan yang dibutuhkan, yaitu apabila produsen berkurang, maka konsumen tingkat I juga akan berkurang, begitupun seterusnya. Piramida makanan menginterpretasikan komposisi rantai makanan yang semakin ke atas, maka massanya juga akan semakin kecil.

2. Hubungan Makhluk Hidup Penyusun

Pada jaring-jaring makanan komponen penyusunnya terdiri atas tingkat trofik pertama (produsen), trofik kedua (konsumen primer), trofik ketiga (konsumen sekunder), trofik keempat (konsumen tersier), dan trofik kelima (predator puncak).

Sementara itu, piramida makanan menunjukkan perbandingan kandungan zat makanan antara produsen, konsumen 1, konsumen II, konsumen tingkat III, dan seterusnya pada suatu ekosistem

Baca Juga: Perbedaan Antara Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan dalam Ekosistem

Itulah perbedaan jaring-jaring makanan dan piramida makanan dalam ekosistem yang perlu diketahui. Dengan memahami penjelasan di atas, akan memudahkan pembaca untuk mengidentifikasi ragam bentuk interaksi di bidang ilmu ekologi. (Riyana)