Konten dari Pengguna

Perbedaan Koloid Hidrofil dan Hidrofob dalam Ilmu Kimia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan koloid hidrofil dan hidrofob. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan koloid hidrofil dan hidrofob. Foto: Pixabay.

Dalam ilmu kimia, koloid merupakan campuran heterogen dengan partikel kecil yang terletak di antara larutan dan suspendi. Koloid sendiri mempunyai dua jenis yaitu koloid hidrofil dan hidrofob. Perbedaan koloid hidrofil dan hidrofob pun dapat diketahui melalui beberapa hal.

Perlu diketahui bahwa koloid ini mempunyai dua fase yang berbeda, yaitu fase terdispresi padat dan fase pendispersi cair. Jika berdasarkan sifat perpindahannya, golongan koloid memiliki dispresi kecil dan tampak seperti campuran.

Perbedaan Koloid Hidrofil dan Hidrofob

Ilustrasi perbedaan koloid hidrofil dan hidrofob. Foto: Pixabay.

Mengutip buku yang berjudul Rangkuman Lengkap Kimia; SMA IPA kelas 10/11/12, Tim Guru Indonesia, ‎Tim Redaksi Bintang Wahyu (2016:82), koloid adalah partikel-partikel terdispresinya tidak mampu menarik medium pendispersinya. Hal ini pula yang membuat perbedaan koloid hidrofil dan hidrofob.

Agar lebih paham mengenai perbedaan antara koloid hidrofil dan hidrofob, berikut penjelasan lengkapnya.

1. Koloid Hidrofil

Koloid hidrofil atau yang disebut juga sebagai koloid liofil adalah fase dimana pendispersinya menyukai cairan. Koloid hidrofil mempunyai afinitas atau daya tarik terhadap mediumnya yang sangat kuat.

Berikut sifat dari koloid hidrofil yang harus diketahui:

  • Memiliki efek tyndall lemah

  • Mengadsorbsi medium berupa air

  • Mempunyai visikositas koloid lebih besar dibandingkan mediumnya

  • Tidak mudah digumpalkan dengan penambahan elektrolit

  • Memiliki kestabilan yang baik

  • Terdiri dari zat organik

2. Koloid Hidrofob

Koloid hidrofob mempunyai arti sebagai partikel pada fase terdispersinya kurang atau tidak senang akan cairan. Singkatnya, koloid hidrofob ini berbanding terbalik dengan koloid hidrofil.

Jika koloid hidrofil menyukai air sebagai mediumnya, koloid hidrofob tidak menyukainya. Berikut sifat-sifat yang dapat dipelajari dari koloid hidrofob yaitu:

  • Mempunyai efek tyndall yang lebih jelas dibandingkan koloid hidrofil

  • Tidak mempunyai adsorbs medium berupa air

  • Mempunyai visikositas yang hampir sama dengan koloid hidrofil

  • Mudah menggumpal jika ditambahkan dengan elektrolit

  • Kestabilan tidak tetap

  • Serta memiliki zat anorganik

Baca Juga: Macam-macam Tekanan pada Suatu Zat dan Rumusnya

Itu dia perbedaan koloid hidrofil dan hidrofob dalam ilmu kimia sebagai panduan pembelajaran siswa. Semoga informasinya dapat dipahami dengan baik, dan selamat belajar.

(LFP)