Perbedaan Paper dan Jurnal dari Berbagai Aspek

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membuat karya ilmiah berupa paper maupun jurnal wajib mengetahui strukturnya. Perbedaan paper dan jurnal terletak pada penulisan dan bentuknya.
Biasanya mahasiswa dan dosen selalu bergulat dengan pembuatan paper dan jurnal. Agar lebih paham, perlu dipahami bagaimana penulisan jurnal dan paper yang menjadi inti perbedaan keduanya.
Mengenal Perbedaan Paper dan Jurnal
Sekilas, jurnal dan paper terlihat mirip, namun sebenarnya tidak. Mengutip dari buku Panduan Literasi Jurnal karya Hamid Sakti Wibowo (hal. 28–29), perbedaan paper dan jurnal adalah sebagai berikut.
1. Jurnal
Jurnal ilmiah adalah karya ilmiah yang memiliki penerbitan berjangka, misalnya sebulan sekali, dua bulan sekali atau setahun sekali. Itulah mengapa, pada beberapa jurnal terdapat volume-volumenya.
Penerbit jurnal adalah lembaga publikasi ilmiah, baik berupa kampus, perusahaan, ataupun media lainnya.
Cara penulisannya dibagi menjadi dua kolom kiri dan kanan dalam satu halaman.
Jurnal memiliki topik spesifik tertentu yang khusus, contohnya jurnal pertanian, jurnal kesehatan dan sebagainya.
Proses pembuatan jurnal memerlukan peer review dari ahlinya sebagai orang yang menentukan kelayakan jurnal. Misalnya dosen pembimbing, dokter dan lainnya.
Jurnal ilmiah yang sudah dibentuk dalam satu volume isinya berupa kumpulan banyak jurnal hasil penelitian. Bentuknya menjadi mirip dengan majalah.
2. Paper
Paper memiliki bentuk yang lebih ringkas dan tidak terlalu panjang seperti jurnal sehingga jumlah halamannya lebih sedikit yaitu antara 2–5 halaman saja.
Paper akan diseminarkan dalam sebuah forum konferensi ilmiah. Konferensi ini berisi para peneliti yang merupakan pembuat paper, di dalam acara ini setiap peneliti harus mempresentasikan hasil penelitiannya dalam forum itu.
Penulisan mirip dengan susunan makalah penelitian dengan satu halaman full tanpa dibuat dua baris kolom seperti jurnal.
Paper ada yang melalui proses peer review dan ada yang tidak.
Materi paper akan dikumpulkan menjadi satu kemudian dipublikasikan menjadi Paper Conference.
Baca juga: Format Penulisan Jurnal Mahasiswa yang Baik dan Benar
Beberapa perbedaan paper dan jurnal yang telah disebutkan di atas bisa menjadi acuan untuk mengenali sebuah karya ilmiah. Banyak perbedaan bentuk yang mencolok antara jurnal dan paper yang mudah dikenali. (IMA)
