Perbedaan Poster dan Brosur dalam Media Cetak

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan poster dan brosur bisa dilihat pada fungsi, desain, dan cara penggunaannya. Seperti yang diketahui bahwa media cetak memiliki berbagai jenis. Dua di antaranya adalah poster dan brosur.
Meskipun keduanya mirip, poster dan brosur memiliki beberapa perbedaan jika dilihat secara karakteristiknya. Poster adalah media cetak yang ditempel di dinding, sedangkan brosur biasanya dibagikan satu persatu ke masyarakat.
Perbedaan Poster dan Brosur dalam Media Cetak
Dengan mengetahui perbedaan poster dan brosur, maka bisa membantu seseorang ketika ingin memilih media yang lebih efektif untuk promosi. Meskipun saat ini masyarakat lebih sering menggunakan media elektronik, media cetak masih terbilang cukup efektif.
Dikutip dari buku Booklet, Brosur, dan Poster sebagai Karya Inovatif di Kelas, Atiko (2019:37), poster merupakan media pengumuman atau iklan berupa gambar atau tulisan yang ditempel pada dinding atau lokasi strategis di tempat umum sehingga mudah dilihat banyak orang.
Sedangkan brosur biasanya berbentuk lembaran kertas yang memuat informasi tentang sebuah produk, disertai dengan beberapa gambar pendukung. Informasi pada brosur cenderung lebih rinci.
Selain itu, berikut ini adalah beberapa perbedaan poster dan brosur dalam media cetak.
1. Poster
Fungsi: Poster berfungsi untuk menyampaikan pesan secara cepat dan efektif. Oleh karenanya, sering kali poster menggunakan elemen gambar atau grafis yang mencolok dan bisa menarik perhatian dalam sekali lihat.
Desain: Poster biasanya dicetak dalam ukuran besar, paling tidak seukuran kertas A3. Umumnya, desain poster hanya berisi sedikit teks saja, namun memiliki elemen visual yang menarik.
Isi: Isi atau pesan yang terkandung dalam poster cenderung singkat dan sederhana. Biasanya, hanya berupa slogan, atau poin-poin yang harus dipahami oleh pembaca. Poster yang berisi kalimat penuh biasanya akan sulit dicerna oleh pembaca.
Cara penggunaan: Poster digunakan dengan cara ditempel di dinding, papan pengumuman, atau lokasi strategis yang sering dilalui banyak orang.
2. Brosur
Fungsi: Brosur biasanya digunakan untuk menyampaikan informasi yang lebih rinci dan detail. Umumnya, digunakan untuk menginformasikan soal produk, layanan, hingga harga.
Desain: Brosur memiliki ukurna yang lebih kecil, kurang lebih sekitar ukuran kertas A4 atau A5. Brosur memiliki lebih banyak teks.
Isi: Brosur biasanya berisi informasi yang lebih kompleks, berisi penjelasan mengenai sebuah produk, layanan, harga, panduan, keunggulan, testimoni dan lainnya.
Cara penggunaan: Brosur biasanya digunakan dengan cara dibagikan secara langusng kepada banyak orang. Bisa juga diletakan di tempat-tempat strategis seperti di kasir, meja informasi, atau tempat pameran.
Meski perbedaan poster dan brosur cukup signifikan, keduanya merupakan media komunikasi yang masih cukup efektif untuk promosi atau sekadar menyampaikan pesan. Seomoga informasi ini membantu. (YAS)
Baca juga: 4 Jenis Poster Berdasarkan Isi
