Konten dari Pengguna

Perbedaan Unsur dan Senyawa berserta Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan unsur dan senyawa. Sumber foto: pixabay/ColiN00B
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan unsur dan senyawa. Sumber foto: pixabay/ColiN00B

Perbedaan unsur dan senyawa merupakan konsep dasar dalam kimia yang penting dipelajari. Hal ini bertujuan agar pembaca dapat lebih mudah membedakan bentuk klasifikasi zat murni berdasarkan sifatnya.

Unsur dan senyawa termasuk zat yang banyak ditemukan di alam. Perbedaan mendasar antar keduanya, yaitu pada jenis atom pembentuknya.

Perbedaan Unsur dan Senyawa

Ilustrasi perbedaan unsur dan senyawa. Sumber foto: unsplash/ Girl with red hat

Berdasarkan buku Mengenal Kimia SMP Kelas VII, Nurul Kamilati, (2006:18), unsur adalah penyusun senyawa. Meskipun demikian, sifat-sifat unsur tidak dapat ditemukan pada senyawa. Senyawa telah menjelma menjadi zat yang baru.

Unsur termasuk zat paling dasar sebagai pembentuk berbagai macam materi. Sementara itu, senyawa terdiri atas gabungan kimiawi dari dua jenis unsur maupun lebih. Unsur inilah yang membentuk senyawa dengan perbandingan massa yang tetap.

Tidak hanya itu, berikut merupakan penjelasan tentang beberapa perbedaan unsur dan senyawa yang perlu diketahui.

1. Jenis Partikel

Unsur merupakan molekul gabungan dari atom-atom sejenis. Zat ini termasuk partikel terkecil penyusun materi, yang masih mempunyai karakteristik dari unsur tersebut.

Sedangkan senyawa terbentuk atas atom- atom dari unsur yang berlainan. Misalnya, air yang berasal dari atom O2 (oksigen) dan H2O (hidrogen).

2. Cara Penulisan

Cara penulisan simbol dari unsur dan senyawa memiliki perbedaan, yaitu partikel unsur dituliskan dengan lambang atom. Adapun senyawa dinyatakan menggunakan rumus molekul (rumus kimia).

3. Klasifikasi

Tidak hanya simbol dan jenis partikelnya yang tidak sama. Bentuk klasifikasi unsur dan senyawa juga berbeda. Berkenaan dengan itu, unsur terbagi atas logam, non-logam, dan metaloid. Untuk senyawa dapat dibedakan menjadi senyawa ionik, molekuler, kompleks, dan intermetalik.

Contoh Unsur dan Senyawa

Ilustrasi perbedaan unsur dan senyawa. Sumber foto: unsplash/ Raghav Bhasin

Setelah memahami perbedaan unsur dan senyawa, berikut ini adalah contoh dari zat unsur serta senyawa yang menarik untuk diketahui.

1. Unsur

Unsur merupakan bentuk zat murni yang tidak dapat diuraikan lagi, contohnya meliputi:

  • Nitrogen (N)

  • Belerang (S)

  • Natrium (Na)

  • Oksigen (O2)

  • Karbon (C)

  • Besi (Fe)

  • Hidrogen (H)

2. Senyawa

Zat tunggal yang dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana melalui cara kimia disebut senyawa. Contoh senyawa antara lain:

  • Kalium hidroksida (KOH)

  • Amonia (NH3)

  • Air (H2O)

  • Alkohol (C2H3OH)

  • Garam (NaCl)

  • Gula (C12H22011)

  • Asam asetat (CH3COOH)

Baca Juga: 4 Contoh Senyawa Karbon Organik dan Anorganik beserta Perbedaannya

Itu dia penjelasan tentang perbedaan unsur dan senyawa yang dapat dijadikan sebagai referensi belajar. Semoga informasi tersebut dapat memudahkan pembaca, dalam membedakan ragam jenis zat pada bidang ilmu kimia. (Riyana)