Konten dari Pengguna

Pernyataan Posisi dalam Teks Pidato beserta Tahap Argumen dan Penguatannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pernyataan posisi dalam teks pidato. Sumber: unsplash.com/HerlambangTinasihGusti.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pernyataan posisi dalam teks pidato. Sumber: unsplash.com/HerlambangTinasihGusti.

Pernyataan posisi dalam teks pidato harus dilakukan pada jenis pidato persuasif. Pidato persuasif termasuk dalam teks eksposisi.

Dalam bahasa Indonesia terdapat beberapa jenis pidato dengan struktur yang berbeda. Agar pidato berjalan lancar dan mendapat perhatian audiens, maka perlu dipersiapkan teks yang baik lebih dulu.

Pernyataan Posisi Dalam Teks Pidato, Argumen dan Penguatannya

Ilustrasi pernyataan posisi dalam teks pidato. Sumber: unsplash.com/HerlambangTinasihGusti.

Dikutip dari Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX, Agus Trianto dan Kawan-kawan (2018:45), struktur pidato persuasif adalah pembukaan, isi dan penutup.

Sedangkan struktur isi pidato tersebut terdiri dari pernyataan posisi, tahap argumentasi dan penguatan pernyataan posisi. Berikut penjelasannya.

1. Penyataan Posisi

Pernyataan posisi dalam teks pidato adalah pendapat atau pendirian yang diambil penulis terhadap suatu persoalan.

Dalam membuat pernyataan posisi, pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dapat dijadikan acuan, yaitu:

  1. Siapa yang berusaha diyakinkan?

  2. Pandangan atau perilaku apa yang coba diyakinkan untuk dianut atau dilakukan?

  3. Jenis argumen yang bagaimana yang akan menarik perhatian audiens?

  4. Apakah penyataan yang dikemukan sudah menunjukkan posisi yang jelas atau tegas?

2. Tahap Argumentasi

Argumentasi tidak berarti asal ngotot atau asal beda. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menyusun argumentasi:

  1. Argumentasi harus didukung dengan alasan yang logis dan bukti-bukti, seperti contoh-contoh, pernyataan pakar, statistik, berita atau penelitian.

  2. Argumentasi dimulai dari yang paling kuat, lalu diikuti oleh argumen yang lebih lemah.

  3. Hindari istilah-istilah yang maknanya kurang jelas dalam bahasa Indonesia.

  4. Setiap paragraf yang disusun merupakan pengembangan dari kalimat topik atau gagasan utama dalam paragraf tersebut.

3. Penguatan Pernyataan Posisi

Pada bagian ini, penyataan posisi dikuatkan lagi berdasarkan paragraf yang ada pada tahap argumen. Berikut caranya:

  1. Pernyataan posisi diperkuat dengan penekanan pada pikiran utama. Ketika menyampaikan pidato, penekanan ini dapat dibantu dengan mimik muka, suara yang berbeda, tinggi-rendah nada, dan bahasa tubuh atau gestur.

  2. Menggunakan cara berpikir logis yang didukung dengan bukti-bukti akan menghasilkan argumentasi yang lebih meyakinkan.

  3. Tabel, diagram, foto, bahkan video dapat memberikan dampak yang luar biasa pada penyampaian pidato. Namun dalam penyampaian bukti tersebut harus dapat mengubungkan dengan argumentasi, tidak sekedar membaca angka.

Baca juga: Pengertian dan 6 Jenis-jenis Teks dalam Bahasa Indonesia

Pernyataan posisi dalam teks pidato penting disampaikan agar audiens paham mengapa argumentasi dan bukti-bukti tertentu yang dipilih. Pidato yang efisien tidak perlu disampaikan dengan berapi-api namun dapat menarik perhatian dan persetujuan audiens. (lus)