Konten dari Pengguna

Persamaan yang Berlaku pada Transformator beserta Contoh Soalnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi persamaan yang berlaku pada transformator. Sumber foto: Pixabay/maxmann
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi persamaan yang berlaku pada transformator. Sumber foto: Pixabay/maxmann

Transformator merupakan perangkat yang dapat berperan untuk mengonversi besaran listrik suatu rangkaian. Oleh karenanya, persamaan yang berlaku pada transformator penting diketahui agar lebih mudah dalam melakukan perhitungan tersebut.

Transformator lebih dikenal dengan istilah trafo. Prinsip kerja peralatan ini yaitu melalui induksi elektromagnetik (hukum Faraday).

Persamaan yang Berlaku pada Transformator

Ilustrasi persamaan yang berlaku pada transformator. Sumber foto: Pixabay/Kranich17

Berdasarkan buku Dunia Para Penemu: Faraday dan Kelistrikan, Neny Anggraeni, (2010:39), transformator adalah alat yang digunakan untuk mengubah tegangan bolak-balik dari satu nilai ke nilai lainnya.

Bentuk transformator, terdiri dari dua kumparan yaitu kumparan primer dan kumparan sekunder. Keduanya dililitkan pada inti besi lunak secara terpisah.

Pada transformator juga terdapat keterkaitan antara jumlah lilitan kedua kumparan dan tegangan listriknya. Adapun persamaan yang berlaku pada transformator adalah sebagai berikut.

Vp/Vs = Np/Ns

Keterangan:

  • Vp= Tegangan primer

  • Vs= Tegangan sekunder

  • Np= Lilitan primer

  • Ns= Lilitan sekunder

Contoh Soal Persamaan yang Berlaku pada Transformator

Ilustrasi persamaan yang berlaku pada transformator. Sumber foto: Pixabay/maxmann

Setelah memahami persamaan yang berlaku pada transformator, agar dapat lebih menguasai penerapannya, di bawah ini merupakan contoh soal mengenai transformator yang dapat digunakan untuk sumber belajar.

Contoh 1

Sebuah transformator step-up dengan jumlah lilitan primer 300 dan lilitan sekunder 1.200 lilitan. Apabila kumparan primer terhubung dengan tegangan 55 V, hitunglah tegangan pada kumparan sekundernya?

Jawaban:

Diketahui:

Vp= 55 V

Np= 300

Ns= 1.200

Ditanyakan:

Vs=...?

Dijawab:

Vp/Vs = Np/Ns

Vs= Vp x Ns/Np

Vs= 55 x 1200/300

Vs= 55 x 4

Vs= 220 V

Jadi, tegangan sekunder yang diperoleh adalah sebesar 220 V.

Contoh 2

Transformator step-up dihubungkan dengan tegangan 110 V. Jika jumlah lilitan primer 1200 dan lilitan sekunder 4.800 lilitan, maka tegangan pada kumparan sekunder adalah...

Jawaban:

Diketahui:

Vp= 110 V

Np= 1.200

Ns= 4 800

Ditanyakan:

Vs=...?

Dijawab:

Vp/Vs = Np/Ns

Vs= Vp x Ns/Np

Vs= 110 x 4800/1200

Vs= 110 x 4

Vs= 440 V

Sehingga, besar tegangan sekunder adalah 440 V.

Baca Juga: Mengenal Pengertian Transformator dan Fungsinya

Demikian ulasan tentang persamaan yang berlaku pada transformator beserta contoh soalnya. Dengan adanya informasi di atas, pembaca dapat meningkatkan pemahaman terkait perhitungan dalam peralatan listrik trafo. Semoga membantu. (Riyana)