Konten dari Pengguna

Pertanyaan Tertutup: Pengertian dan Contohnya dalam Kuesioner

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi questionnaire - Sumber: pexels.com/@alex-green/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi questionnaire - Sumber: pexels.com/@alex-green/

Pertanyaan tertutup adalah salah satu jenis pertanyaan yang biasanya diberikan dalam kuesioner. Dalam penelitian dan survei, pertanyaan tertutup menjadi salah satu metode yang paling populer dan efisien untuk mengumpulkan data yang terstruktur dan mudah dianalisis.

Metode ini tidak hanya mempercepat proses pengisian kuesioner oleh responden, tetap juga berguna untuk memudahkan para peneliti dalam mengolah dan menganalisis data.

Pertanyaan Tertutup adalah Pertanyaan dengan Pilihan Jawaban yang Terbatas

Ilustrasi pertanyaan tertutup adalah - Sumber: pexels.com/@rdne/

Pengertian pertanyaan tertutup adalah jenis pertanyaan yang memberikan pilihan jawaban terbatas dan spesifik kepada responden. Responden hanya perlu memilih dari opsi yang telah disediakan, sehingga jawaban yang diberikan lebih mudah dianalisis secara kuantitatif.

Berdasarkan buku Teknik Pengumpulan Data Klien, Muhammad Ali Equatora dan Lollong M.Awi, (2021), pertanyaan tertutup sering digunakan dalam kuesioner dan survei yang bertujuan untuk mengumpulkan data yang terstruktur dan mudah diolah.

Beberapa ciri pertanyaan tertutup antara lain:

  1. Jawaban yang terbatas. Responden harus memilih dari sejumlah opsi jawaban yang telah ditentukan.

  2. Mudah dianalisis. Karena jawabannya sudah terstruktur, analisis data menjadi lebih sederhana dan efisien.

  3. Objektif. Mengurangi kemungkinan interpretasi yang berbeda-beda oleh responden, menghasilkan data yang lebih konsisten.

  4. Cepat diisi. Responden dapat menjawab dengan cepat karena tidak perlu memberikan jawaban yang panjang atau mendetail.

Contoh Pertanyaan Tertutup dalam Kuesioner

Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan tertutup yang sering muncul dalam kuesioner.

1. Pertanyaan Pilihan Ganda

"Apa jenis kelamin Anda?"

a. Laki-laki

b. Perempuan

c. Tidak ingin menjawab

2. Pertanyaan Ya/Tidak

"Apakah Anda pernah menggunakan produk ini sebelumnya?"

a. Ya

b. Tidak

3. Pertanyaan Skala Likert

"Seberapa puas Anda dengan layanan pelanggan kami?"

a. Sangat tidak puas

b. Tidak puas

c. Netral

d. Puas

e. Sangat puas

4. Pertanyaan Pilihan Berjenjang

"Berapa kali dalam sebulan Anda mengunjungi pusat perbelanjaan?"

a. Tidak pernah

b. 1-2 kali

c. 3-5 kali

d. Lebih dari 5 kali

Meskipun dianggap memudahkan, tapi pertanyaan tertutup masih memiliki kekurangan. Responden bisa saja merasa bahwa jawaban mereka tidak sepenuhnya terwakili oleh opsi yang diberikan.

Kesimpulannya, pertanyaan tertutup adalah metode efektif untuk survei yang membutuhkan data kuantitatif dan analisis cepat. Tapi sebaiknya perlu dikombinasikan dengan pertanyaan terbuka untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam dan komprehensif. (DNR)

Baca Juga: Pengertian Kuesioner dan Jenis-jenisnya dalam Penelitian