Pertumbuhan pada Tumbuhan Disebabkan Aktivitas Jaringan Apa?

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertumbuhan pada tumbuhan adalah proses bertambahnya ukuran, volume, dan massa yang terjadi melalui aktivitas seluler. Dalam hal ini, tentu perlu penjelasan bahwa pertumbuhan pada tumbuhan disebabkan aktivitas jaringan apa?
Pertumbuhan ini disebabkan oleh aktivitas jaringan meristematik yang ada di berbagai bagian tumbuhan. Jaringan meristematik adalah kelompok sel yang mampu membelah diri dan menjadi dasar bagi pertumbuhan tumbuhan.
Pertumbuhan pada Tumbuhan Disebabkan Aktivitas Jaringan Meristematik
Menurut Buku Master RPAL Super Komplet, Desy Wijaya, S.Si. (2017:26), dengan adanya jaringan meristem, akar dan batang dapat bertambah panjang. Adapun berdasarkan letak dan fungsinya, pertumbuhan pada tumbuhan disebabkan aktivitas jaringan disebut dengan pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. Berikut penjelasannya.
1. Pertumbuhan Primer
Pertumbuhan primer terjadi pada jaringan meristem apikal, yang terletak di ujung akar dan ujung batang. Meristem apikal bertanggung jawab atas pertambahan panjang tumbuhan. Proses ini memungkinkan akar dan batang tumbuhan untuk tumbuh memanjang dan menjangkau sumber air dan cahaya.
Aktivitas meristem apikal menghasilkan sel-sel baru yang terus bertambah di ujung tumbuhan, sehingga memungkinkan perpanjangan akar dan batang. Tahapan pertumbuhan primer adalah berikut ini.
Pembelahan Sel
Sel-sel meristem apikal membelah secara mitosis untuk menghasilkan sel-sel baru.
Elongasi Sel
Sel-sel yang baru terbentuk kemudian memanjang, yang berkontribusi pada peningkatan panjang akar dan batang.
Diferensiasi Sel
Sel-sel yang telah memanjang kemudian mengalami diferensiasi menjadi berbagai tipe sel yang membentuk jaringan dan organ tumbuhan.
2. Pertumbuhan Sekunder
Pertumbuhan sekunder terjadi oleh aktivitas jaringan meristematik lateral, yaitu kambium vaskuler dan kambium gabus. Pertumbuhan ini bertanggung jawab atas pertambahan diameter atau ketebalan batang dan akar pada tumbuhan dikotil dan gymnospermae.
Kambium Vaskuler
Kambium vaskuler terletak di antara xilem dan floem, dua jaringan pengangkut utama pada tumbuhan. Aktivitas kambium vaskuler menghasilkan sel-sel xilem ke arah dalam dan sel-sel floem ke arah luar.
Pertumbuhan ini memungkinkan penambahan ketebalan batang dan akar serta peningkatan kapasitas pengangkutan air, nutrisi, dan fotosintat.
Kambium Gabus
Kambium gabus menghasilkan lapisan pelindung yang disebut periderm, yang menggantikan epidermis pada batang dan akar yang telah tua. Aktivitas kambium gabus ini penting untuk melindungi tumbuhan dari kerusakan fisik dan kehilangan air.
Faktor Lingkungan yang Memengaruhi Pertumbuhan
Pertumbuhan tumbuhan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal seperti hormon, tetapi juga oleh faktor lingkungan. Beberapa faktor lingkungan yang berperan penting antara lain:
Cahaya, penting untuk fotosintesis dan memengaruhi pola pertumbuhan.
Air, diperlukan untuk berbagai proses fisiologis dan sebagai medium transportasi.
Nutrisi, unsur hara esensial dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan sel.
Suhu, memengaruhi laju reaksi kimia dan aktivitas enzimatik.
pH Tanah, memengaruhi ketersediaan nutrisi dan aktivitas mikroorganisme tanah.
Pertumbuhan pada tumbuhan disebabkan aktivitas jaringan merupakan hasil dari interaksi antara faktor genetik dan lingkungan. Pemahaman tentang mekanisme dan faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ini penting untuk berbagai aplikasi dalam pertanian, hortikultura, dan konservasi tumbuhan. (VAN)
Baca juga: Mengenal Reaksi Fotosintesis dan Faktor yang Memengaruhinya
