Proses Terjadinya Arus Energi pada Ekosistem dan Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ekosistem, arus energi ternyata dapat terbuat. Lalu bagaimana proses terjadinya arus energi pada ekosistem? Pembahasan ini menjadi salah satu materi dalam pembelajaran biologi.
Setiap makhluk hidup membutuhkan energi, sehingga mereka mendapatkannya dari sumber-sumber di alam. Oleh sebab itu materi ini penting untuk diketahui karena berhubungan langsung dengan kehidupan.
Bagaimana Proses Terjadinya Arus Energi pada Ekosistem?
Menurut buku IPA BIOLOGI - 1, Saktiyono (2006:93), arus energi dalam ekosistem merupakan arus satu arah yaitu dari cahaya matahari. Energi cahaya harus ada di dalam suatu ekosistem agar kehidupan terus berlangsung.
Proses terjadinya arus energi pada ekosistem terjadi dari produsen ke konsumen lalu ke pengurai pada siklus rantai makanan. Energi diperoleh makhluk hidup melalui tiga cara yaitu fotosintesis, kemosintesis, dan konsumsi.
Di dalam rantai makanan, proses arus energi dimulai dari tumbuhan hijau yang berperan sebagai produsen. Jadi alurnya terjadi ketika energi cahaya dari matahari diserap oleh tumbuhan untuk melakukan fotosintesis.
Dalam proses itu tumbuhan menghasilkan glukosa, dan bisa langsung digunakan untuk disimpan dalam bentuk buah. Sedangkan tumbuhan akan dikonsumsi oleh konsumen.
Konsumen ekosistem di antaranya adalah hewan dan manusia yang dalam rantai makanan menempati tempat setelah produsen. Senyawa yang dihasilkan dalam proses tumbuhan tadi, menjadi perpindahan energi pada makhluk hidup tingkat konsumen.
Jadi konsumen mendapatkan sumber energi dari produsen, yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas. Alur energi dari peran ke peranan lain inilah yang disebut perpindahan energi dari satu tingkat ke tingkat selanjutnya. Puncak alur energi adalah saat terjadinya proses penguraian oleh komponen pengurai.
Setiap ekosistem memiliki arus energi yang berbeda-beda. Contoh pada ekosistem darat di antaranya.
Matahari - tumbuhan - ulat - burung - ular - pengurai
Matahari - rumput - belalang - ayam - musang - pengurai
Contoh arus energi pada ekosistem perairan adalah.
Matahari - fitoplankton - udang - ikan - burung elang - pengurai
Baca Juga: Apa Saja yang Termasuk dalam Energi Kinetik? Ini Penjelasannya
Untuk jelasnya, setiap proses terjadinya arus energi pada ekosistem, selalu dimulai dengan berurutan sesuai rantai makanan. Pembahasan ini penting dipelajari untuk menjelaskan bagaimana energi dapat berpindah dari satu peran ke peranan lainnya. (DVA)
