Konten dari Pengguna

Proses Terjadinya Siang dan Malam Akibat Rotasi Bumi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Proses Terjadinya Siang dan Malam. Sumber: unsplash.com/ The New York Public Library
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Proses Terjadinya Siang dan Malam. Sumber: unsplash.com/ The New York Public Library

Pergantian hari ditandai dengan terjadinya perputaran waktu antara siang dan malam. Proses terjadinya siang dan malam tersebut adalah akibat dari aktivitas perputaran bumi pada sumbunya atau biasa disebut dengan rotasi bumi.

Setiap hari, bumi berotasi, berputar mengelilingi matahari sambil berputar di porosnya sendiri. Sehingga ada bagian belahan bumi yang terkena sinar matahari dan ada yang tidak.

Proses Terjadinya Siang dan Malam

Ilustrasi Proses Terjadinya Siang dan Malam. Sumber: unsplash.com/ NASA

Proses terjadinya siang dan malam dikarenakan rotasi bumi. Prosesnya terjadi dalam kurun waktu 24 jam. Sinar matahari yang bersinar di pusat tata surya memancar ke segala arah.

Sinar matahari tersebut mengenai bumi yang terus berotasi. Ketika berotasi, bagian bumi yang terkena sinar akan bergantian.

Menurut buku Siap Menghadapi UASBN SD 2010 oleh Wahono, dkk. (2009: 258), bagian bumi yang terkena pancaran sinar matahari akan berada pada waktu siang hari, sedangkan bagian yang tidak mendapatkan sinar matahari akan berada pada waktu malam. Rotasi bumi menyebabkan terjadinya siang dan malam secara bergantian.

Proses ini terjadi setiap hari dan ketika bumi telah sampai berputar satu putaran maka memerlukan durasi selama 1 hari. Selama ini, manusia berpikir bahwa matahari yang berputar sehingga bisa terbit dari timur dan tenggelam di barat.

Sebenarnya, matahari tidak bergerak karena gerakan sebenarnya berasal dari rotasi bumi. Arah rotasinya berlawanan dengan arah perputaran jarum jam sehingga matahari seolah-olah tampak bergerak dari timur ke barat.

Seluruh makhluk yang tinggal di bumi tidak merasakan putaran tersebut karena perputarannya lambat. Adanya gaya gravitasi pun membuat getaran dan putaran bumi tidak begitu dirasakan.

Tetapi ketika berada di laut dan melihat gelombang ombak lautan yang senantiasa bergejolak tanpa henti, akan diketahui bahwa bumi memang benar-benar berputar.

Kejadian pergantian siang dan malam pun juga merupakan bukti bahwa bumi memang berputar setiap hari.

Baca juga: Mengenal Struktur Bumi beserta Penjelasannya

Proses terjadinya siang dan malam berlangsung di luar kesadaran manusia karena manusia tidak merasakan putaran bumi secara langsung. Tetapi rotasi itu benar adanya sehingga bisa terjadi pergantian hari dari siang ke malam. (IMA)