Rangkuman Materi Huruf Kapital Kelas 2 SD Kurikulum Merdeka

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Huruf kapital, atau yang juga dikenal sebagai huruf besar, adalah huruf yang ukurannya lebih besar dan bentuknya berbeda dari huruf kecil. Rangkuman materi huruf kapital kelas 2 SD Kurikulum Merdeka mencakup pengunaan huruf kapital di awal kalimat dan pada nama orang.
Dikutip dari buku Spektrum Pembelajaran Bahasa di Era Merdeka Belajar, Ida Zulaeha (2024 : 5), fungsi utama bahasa adalah sebagai sarana komunikasi. Oleh karena itu, tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia adalah agar peserta didik menjadi terampil dalam berkomunikasi.
Ketahui Materi Huruf Kapital Kelas 2 SD dan Penempatannya dalam Kalimat
Dalam bahasa Indonesia, huruf kapital digunakan pada posisi-posisi tertentu dan mulai dipelajari sejak SD. Untuk dapat menghasilkan tulisan yang baik, siswa perlu memperhatikan penempatan dan penggunaan huruf kapital yang tepat.
Berikut ini materi huruf kapital kelas 2 SD serta contoh penempatannya dalam kalimat.
1. Awal Kalimat
Huruf pertama pada setiap kalimat harus ditulis dengan huruf kapital. Setiap awal kalimat baik itu di paragraf pertama maupun kalimat kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya dalam paragraf harus menggunakan huruf besar.
Jadi, untuk memulai kalimat baru setelah tanda titik wajib menggunakan huruf kapital. Contoh: Saya suka makan buah.
2. Nama Orang, Gelar, Jabatan dan Pangkat
Nama orang selalu diawali dengan huruf kapital, hal ini juga berlaku untuk julukan, gelar dan pangkat. Jika ada julukan di depan nama tersebut, maka pada julukan dan nama masing-masing menggunakan huruf besar.
Contoh: Raden Ajeng Kartini merupakan salah satu pahlawan wanita yang dihormati.
3. Nama Bulan, Tahun dan Hari
Huruf besar juga dipakai untuk menulis nama tahun, bulan, dan juga hari. Sehingga penulisan tanpa angka terhadap ketiganya harus dimulai dari huruf besar.
Contoh: Dina akan pindah rumah pada bulan Januari.
5. Nama untuk Agama, Kitab Suci dan Tuhan
Huruf besar juga digunakan pada saat menyebut agama, kitab suci, dan juga Tuhan dalam sebuah tulisan.
Kata ganti untuk Tuhan, seperti "Yang Maha Esa", "Yang Maha Kuasa", juga ditulis dengan huruf kapital
Contoh: Dia merupakan penganut Islam yang terbilang taat.
6. Judul Teks
Huruf besar atau huruf kapital juga dipakai ketika menyebut judul suatu tulisan di dalam sebuah karangan atau karya tulis. Sehingga ketika menyebutkan judul buku, surat kabar, majalah, karangan, dan sebagainya harus memakai huruf besar.
Contoh : Ayah bekerja sebagai wartawan di harian Pikiran Rakyat.
Mempelajari materi huruf kapital kelas 2 SD akan meningkatkan keterampilan menulis siswa, sehingga dapat membuat tulisan dengan baik sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. (EA)
Baca juga:
