Konten dari Pengguna

Rangkuman Materi If Clause Kelas 12 dan Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi materi if clause kelas 12. Sumber foto: Pixabay/Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi materi if clause kelas 12. Sumber foto: Pixabay/Pexels

Materi if clause kelas 12 merupakan salah satu topik pembahasan yang perlu dipahami. Dengan begitu, siswa dapat semakin menguasai penggunaan struktur kebahasaan dalam mata pelajaran Bahasa Inggris dengan tepat.

If clause termasuk klausa pembentuk conditional sentence (kalimat bersyarat). Menurut pengelompokannya, bentuk kalimat tersebut dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, salah satunya yaitu if clause type 1 simple present.

Materi If Clause Kelas 12 dan Penjelasannya

Ilustrasi materi if clause kelas 12. Sumber foto: Pixabay/Hermann

Materi if clause kelas 12 memuat penjelasan mengenai struktur dan pembentukan kalimat secara kompleks. Oleh sebab itu, siswa perlu mencermatinya secara menyeluruh, agar tidak kesulitan dalam menyelesaikan soal Bahasa Inggris yang akan diujikan.

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini merupakan rangkuman materi if clause dan penjelasannya yang penting dipelajari oleh siswa tingkat 12 mengutip buku Jawara Ujian Bahasa Inggris SMA Kelas 10, 11, 12, Dewi Wardatul H, (2015: 63-65).

1. Pengertian

Conditional sentence atau if clause adalah kalimat yang terdiri dari dua anak kalimat (klausa) yang dihubungkan dengan if. Dua klausa ini adalah conditional clause (yang memuat kata if) dan main clause.

2. Tipe-Tipe

Tipe-tipe pengunaan conditional sentence terbagi menjadi sebagai berikut.

a. Tipe 1

If + simple present (conditional clause)

Will + infinitive atau present tense atau imperative (main clause)

b. Tipe 2

If + simple past (conditional clause)

Would + infinitive (main clause)

c. Tipe 3

If + past perfect (conditional clause)

Would have + past participle (main clause)

3. Penggunaan

a. Tipe 1 yaitu terjadi sekarang atau pada masa depan, ada kemungkinan akan terjadi.

Contoh:

If Grell comes, Willy will run away.

Menyatakan kemungkinan yang akan terjadi pada masa depan adalah Grell datang dan Willy kabur. Namun, ada kemungkinan juga bahwa Grell tidak datang sehingga Willy tidak akan kabur. Jadi belum diketahui pasti, apakah Grell akan datang atau tidak.

b. Untuk tipe 2 tenses yang digunakan adalah past, tapi kejadian di kalimat ini tidak terjadi dan hanya sebagai pengandaian saja.

Contoh:

If Erwin left, Levi would leave too.

Dengan berandai-andai, jika Erwin pergi maka Levi juga akan pergi. Kenyataan yang terjadi sekarang adalah Erwin tidak pergi dan Levi juga tidak pergi.

c. Tipe 3 menyatakan kejadian yang terjadi di masa lampau. Peristiwa pada clause tidak terjadi karena peristiwa pada conditional clause sebelum itu juga tidak terjadi. Kejadian yang terjadi pada kenyataan berlawanan dengan peristiwa pada kalimat ini.

Contoh:

If Minny had cheered on him, Mickey would have won the competition.

Kejadian yang sebenarnya adalah Minny tidak mendukung Mickey dan Mickey tidak menang.

Materi if clause kelas 12 di atas dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Dengan memahami ulasan tersebut, pembaca dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan pemahaman konsep dalam pembelajaran Bahasa Inggris. (Riyana)

Baca Juga: Contoh Uncountable Noun dalam Bahasa Inggris dan Pengunaannya