Konten dari Pengguna

Rangkuman Materi IPA Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rangkuman materi IPA kelas 7 semester 2 kurikulum merdeka. Sumber foto: Unplash/Sean Kong
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rangkuman materi IPA kelas 7 semester 2 kurikulum merdeka. Sumber foto: Unplash/Sean Kong

Penerapan kurikulum merdeka sudah mulai dilakukan oleh beberapa sekolah sejak tahun 2021. Dalam kurikulum ini, materi pembelajaran yang disampaikan dapat mengembangkan pemikiran kritis, kreatif, dan cakap akan kebutuhan zaman. Hal ini bisa dilihat dari materi IPA kelas 7 semester 2 kurikulum merdeka.

Pasalnya materi dalam buku Ilmu Pengetahuan Alam tersebut dibuat dengan lebih sederhana dan mendalam karena fokus pada materi dan pengembangan kompetensi siswa. Dengan begitu, proses pembelajaran bisa lebih mendalam, bermakna, tidak terburu-buru, dan menyenangkan.

Materi IPA Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka

Ilustrasi rangkuman materi IPA kelas 7 semester 2 kurikulum merdeka. Sumber foto: Unplash/Sean Kong

Pada materi IPA kelas 7 semester 2 kurikulum merdeka ada 3 bab yang akan dipelajari oleh siswa, meliputi klasifikasi makhluk hidup, ekologi dan keanekaragaman hayati Indonesia, bumi serta tata surya.

Berikut adalah rangkuman materi dari bab-bab yang akan dipelajari oleh siswa tersebut yang dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP Kelas VII oleh Victoriani Inabuy, dkk (221:129—231).

Bab 5. Klasifikasi Makhluk Hidup

  • Karakteristik makhluk hidup pada hewan dan tumbuhan dapat dengan mudah diamati.

  • Karakteristik umum dari makhluk hidup, ialah memiliki kemampuan untuk bergerak, tumbuh dan berkembang, memiliki kemampuan untuk bereproduksi, serta tubuh tersusun dari satu atau banyak sel.

  • Klasifikasi makhluk hidup adalah pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup.

  • Jenis kunci klasifikasi, diantaranya kunci percabangan, kunci dikotomi, kunci format tabel, dan kunci melingkar.

  • Tujuan klasifikasi adalah untuk menyederhanakan objek makhluk hidup yang beraneka ragam sehingga lebih mudah untuk dipelajari.

  • Ilmu tentang klasifikasi makhluk hidup disebut taksonomi.

  • Hasil dari klasifikasi makhluk hidup adalah terbentuknya kelompok-kelompok makhluk hidup yang memiliki banyak persamaan disebut dengan takson.

  • Urutan tingkatan takson mulai dari yang tertinggi ke tingkat yang terendah, yaitu kingdom (kerajaan) atau regnum (dunia), phylum (filum) atau divisio (divisi), classis (kelas), ordo (bangsa), familia (famili/suku), genus (marga), spesies (spesies/jenis).

  • Tingkatan klasifikasi tumbuhan dimulai dari regnum, divisi, kelas, ordo, famili, genus dan spesies.

  • Tingkatan klasifikasi hewan dimulai dari kingdom, filum, kelas, ordo, famili, genus dan spesies.

  • Makhluk hidup dikelompokkan menjadi lima kingdom, yaitu kingdom Monera, kingdom Protista, kingdom Fungi, kingdom Plantae dan kingdom Animalia.

Bab 6. Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia

  • Ilmu yang mengkaji hubungan saling ketergantungan antara makhluk hidup dan tak hidup di dalam suatu ekosistem disebut ekologi.

  • Di dalam konsep ekologi terdapat tingkatan organisasi kehidupan mulai dari individu, populasi, komunitas, ekosistem, bioma dan biosfer.

  • Ekosistem tersusun atas komponen abiotik dan biotik.

  • Jenis interaksi antarkomponen ekosistem di antaranya kompetisi, predasi, herbivori, dan simbiosis.

  • Pengaruh manusia terhadap ekosistem antara lain populasi, pertanian dan produksi pangan, kerusakan habitat serta konservasi.

  • Konservasi adalah pengelolaan sumber daya alam hayati yang dilakukan secara bijaksana untuk menjaga kesinambungan persediaan hayati dengan meningkatkan dan memelihara kualitas keanekaragaman nilainya.

  • Secara umum, metode konservasi lingkungan dibagi menjadi dua, yaitu konservasi secara in-situ dan ek-situ.

  • Metode konservasi in-situ adalah upaya pelestarian keanekaragaman hayati, baik berupa flora ataupun fauna yang dilakukan di habitat asli spesies tersebut.

  • Metode konservasi eks-situ adalah upaya pelestarian keanekaragaman hayati yang dilakukan di luar habitat aslinya.

Bab 7. Bumi dan Tata Surya

  • Planet adalah anggota utama Tata Surya.

  • Pada pengelompokannya, planet dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu planet inferior dan plants superior.

  • Planet inferior adalah planet-planet yang letaknya di antara matahari dan bumi, yaitu merkurius dan venus.

  • Planet superior adalah planet-planet yang letaknya setelah bumi, yaitu mars, jupiter, saturnus, uranus, dan neptunus.

  • Satelit adalah benda langit yang berputar mengelilingi benda langit lainnya.

  • Asteroid merupakan benda langit yang juga mengorbit pada matahari. Ukurannya lebih kecil jika dibandingkan dengan planet.

  • Meteoroid ialah benda-benda langit yang ukurannya sangat bervariasi.

  • Komet merupakan benda langit yang berasal dari sisa-sisa pembentukan tata surya.

  • Dalam sistem tata surya, bumi dan bulan serta benda langit lainnya melakukan pergerakan rotasi dan revolusi.

  • Gerak rotasi adalah gerakan planet pada sumbunya.

  • Revolusi merupakan gerakan planet pada bidang orbitnya mengelilingi matahari.

  • Gerakan rotasi bumi terjadi dari arah barat ke timur sehingga mengakibatkan terjadinya perbedaan waktu di Indonesia.

  • Gerak revolusi bumi terjadi selama satu tahun penuh yang dapat mengakibatkan pergantian tahun dan pergantian musim.

Demikianlah penjelasan mengenai materi IPA kelas 7 semester 2 kurikulum merdeka yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk belajar mandiri di rumah. Semoga bermanfaat! (NTA)

Baca juga: Rangkuman Materi Matematika Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka