Rangkuman Materi Lempar Lembing dalam Pelajaran PJOK

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Materi lempar lembing merupakan bagian dari mata pelajaran PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan). Rangkuman materi ini dapat membantu siswa untuk memahami teknik lempar lembing serta berbagai peraturannya.
Untuk memudahkan siswa dalam memahami setiap sub-bab materi, mereka dapat mempelajari rangkuman tersebut. Hal ini karena rangkuman berisi poin-poin penting yang diambil dari materi secara ringkas dan jelas.
Penjelasan Rangkuman Materi Lempar Lembing pada Pelajaran PJOK
Mengutip dari buku Solusi Cerdas Guru Penjas Mengatasi Kekurangan Alat Olahraga, Siti Latifah (2023:1), PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) merupakan proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas fisik untuk menghasilkan perubahan holistik pada kualitas individu, baik dalam bentuk fisik, mental, dan emosional.
Pelajaran PJOK mencakup beberapa materi yang diajarkan kepada siswa, salah satunya yaitu materi tentang lempar lembing. Untuk memudahkan siswa memahami dan menguasai materi ini, berikut rangkuman materi lempar lembing pada pelajaran PJOK.
1. Pengertian Lempar Lembing
Lempar lembing adalah salah satu cabang olahraga atletik yang dalam pelaksanaannya memakai alat panjang berbentuk tombak dengan tujuan untuk mendapatkan lemparan terjauh. Tombak yang digunakan memiliki ujung yang lancip atau runcing.
Dalam olahraga tersebut memiliki aturan dan beberapa teknik agar lemparan yang dihasilkan jauh dan sesuai dengan yang diharapan.
2. Gaya Lempar Lembing
Pada olahraga lempar lembing terdapat beberapa gaya yang dapat digunakan. Adapun penjelasannya sebagai berikut.
Gaya berjingkat (hop step) merupakan gaya untuk menciptakan gaya dorong ketika seluruh bagian tubuh menuju ke arah depan. Gaya ini dipusatkan pada lengan atlet lembing.
Gaya menyilang (cross step) merupakan gaya yang biasanya berdampingan dengan gaya memegang lembing Amerika yang lebih cenderung mengarahkan ujung tombak ke bagian atas dengan sudut 45 derajat.
3. Peraturan Lempar Lembing
Pada pelaksanaan pertandingan lempar lembing terdapat beberapa peraturan tertentu yang harus ditaati oleh semua pemain. Adapun beberapa peraturannya sebagai berikut.
Lembing harus sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh panitia.
Ketika pertandingan berlangsung atlet lempar lembing hanya boleh memakai awalan sampai melempar pada tempat yang disediakan.
Melempar lembing hanya boleh pada batas yang sudah ditentukan, jika melebihi lemparan dianggap tidak sah.
Pendaratan lembing dikatakan sah dan mendapat nilai apabila bagian lembing yang jatuh terlebih dahulu merupakan mata lembing dengan posisi menancap atau menggores tanah pada area yang sudah disediakan.
Lembing sama sekali tidak boleh menyentuh tanah karena hal tersebut akan dinyatakan sebagai diskualifikasi
Atlet tidak boleh melempar dari luar area yang disediakan.
Semua atlet akan bertanding untuk memperoleh jarak terjauh dari lembing yang telah terlempar
Masing-masing atlet hanya mempunyai 1 kali kesempatan untuk melempar lembing.
Demikian rangkuman materi lempar lembing dalam pelajaran PJOK. Rangkuman ini dapat digunakan untuk mengingat kembali materi yang telah diajarkan dalam pelajaran PJOK. (PAM)
Baca Juga: Rangkuman Materi PJOK Kelas 12 Semester 1
