Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 9 Semester 2 K13 Lengkap

Ragam Info
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seni Budaya merupakan salah satu mata pelajaran yang penting dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. Bagi yang duduk di semester 2 kelas 9, ada rangkuman materi Seni Budaya kelas 9 semester 2 K13 yang dapat menjadi panduan siswa.
Pada pelajaran Seni Budaya K13 menghadirkan beragam materi yang meliputi aspek-aspek penting dalam bidang seni. Materi yang diajarkan tidak hanya sekadar teori, tetapi juga praktek yang memperkaya pengalaman siswa dalam berkreasi karya seni.
Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 9 Semester
Di antara hal yang dipelajari adalah proses pembuatan pertunjukan seni, mulai dari perencanaan, produksi, hingga pementasan. Siswa juga diajak untuk memahami konsep-konsep dasar dalam seni pertunjukan, seperti tata panggung, tata rias, dan tata musik.
Adapun rangkuman materi Seni Budaya kelas 9 semester 2 K13 sebagai berikut, dikutip dari buku Seni Budaya SMP Kelas IX, Milasari, dkk, (2018).
Bab 9 Seni Grafis
Seni grafis berdasarkan teknik pembuatan:
Cetak Tinggi: Menggunakan klise atau alat cetak yang menonjol. Contohnya adalah stempel.
Cetak Dalam: Menggunakan klise dalam yang menyerap tinta, seperti etsa, mezzotint, atau drypoint.
Cetak Datar: Menggunakan klise datar dengan prinsip saling menolak dan menerima antara tinta dan air, seperti litografi atau monotype.
Cetak Saring: Menggunakan layar (screen) dengan kerapatan serat tertentu, dikenal dengan sablon atau senigrafi.
Proses membuat klise (film negative) melibatkan penggunaan bahan transparan seperti kertas kalkir, film, atau mika film. Teknik pembuatan klise meliputi penggunaan langsung pada screen, negatif film, dan proses afdruk/pengekposan sebelum proses mencetak.
Bab 10: Pameran
Pameran adalah kegiatan untuk memperkenalkan dan memajangkan karya seni agar diamati dan diapresiasi orang lain. Dipimpin oleh seorang kurator, pameran dapat homogen (satu jenis karya) atau heterogen (berbagai jenis karya).
Ada pameran tunggal (satu peserta) dan kelompok (beberapa peserta). Tempatnya bisa dalam ruangan (indoor) atau luar ruangan (outdoor).
Fungsi pameran di sekolah antara lain sebagai media penampilan siswa, sarana ekspresi, media pengetahuan, komunikasi, serta perangsang kreativitas siswa.
Kepanitiaan terdiri dari panitia pengarah (memberi arahan) dan pelaksana (melaksanakan). Rencana kerja disusun dalam proposal yang disusun secara sistematis dan rinci.
Jadwal kerja mengatur kegiatan sesuai waktu. Perencanaan mencakup materi, kelengkapan, tempat, publikasi, waktu, dekorasi, anggaran, dan kepanitiaan.
Tahap penyelenggaraan pameran meliputi persiapan, penataan ruang, dan pelaksanaan acara. Evaluasi dilakukan terhadap proses dan hasil pameran.
Evaluasi memberikan umpan balik untuk perbaikan di masa mendatang. Laporan dari setiap seksi penting untuk evaluasi lebih lanjut.
Bab 11: Bernyanyi Lagu Populer
Gaya bernyanyi adalah ciri khas dalam membawakan lagu sesuai dengan jenisnya. Disiplin dalam teknik vokal dan penguasaan lagu mendukung gaya bernyanyi.
Lagu pop adalah jenis lagu yang mudah diterima masyarakat luas dan berkembang secara komersial. Temanya mencakup kehidupan sehari-hari.
Musik jazz memiliki karakter vokal berat, harmoni rumit, dan variasi ritme serta melodi yang kaya.
Lagu rock dikenal dengan suara kencang, lirik ekspresif, dan ritme yang energik.
Musik dangdut populer di Indonesia dengan pendengar dari berbagai kalangan. Ia mengajak pendengarnya untuk bergoyang.
Bernyanyi lagu populer membutuhkan keluwesan gaya dengan penguasaan teknik vokal dan kebiasaan mendengarkan jenis lagu yang akan dinyanyikan.
Latihan pemanasan vokal penting sebelum menyanyi. Ini termasuk pernapasan dan vokalisis untuk mempersiapkan suara.
Keserasian mimik, ekspresi, dan gerakan tubuh dengan lagu sangat penting dalam penyampaian yang baik. Persiapan yang baik termasuk pemahaman lirik dan irama lagu.
Bab 12: Ansambel Lagu Populer
Musik ansambel adalah kombinasi alat musik yang menciptakan unsur ritmis, melodis, dan harmonis.
Ada dua jenis musik ansambel: sejenis (sama alat musik) dan campuran (berbagai alat musik).
Kedisiplinan, kemampuan membaca notasi, keahlian memainkan alat musik, dan kerja sama yang baik penting dalam bermain ansambel.
Dalam latihan ansambel sejenis, partitur lagu penting untuk memastikan keselarasan dalam permainan.
Latihan ansambel campuran melibatkan beberapa jenis alat musik melodis, ritmis, dan harmonis.
Pemilihan lagu populer untuk ansambel harus memperhatikan aransemen dan kebutuhan alat musik.
Pentingnya proses latihan yang rutin dan intensif dalam membentuk ansambel yang solid dan berkualitas.
Bab 13: Pola Lantai Gerak Tari Kreasi
Setiap tarian memerlukan pola lantai yang baik, terutama dalam tari berpasangan dan kelompok.
Pola lantai mencakup garis lurus dan lengkung, digunakan untuk membentuk pola gerak dalam tarian.
Pentingnya pengetahuan tentang tempat pentas dalam memahami pola lantai.
Ragam gerak tari kreasi melibatkan pola lantai yang bervariasi, seperti garis lurus, zigzag, dan lengkung.
Latihan Tari Bidadari memberikan contoh gerakan dengan pola lantai yang berbeda-beda untuk dipelajari.
Bab 14: Meragakan Tari Kreasi
Pertunjukan tari mencakup tari tunggal, berpasangan, dan kelompok, serta drama tari dengan alur cerita yang runtut.
Contoh tari tunggal seperti Tari Topeng Kedok dan Tari Nyai Dasimah (Betawi).
Tari berpasangan, seperti Cokek Onde-Onde (Betawi), melibatkan interaksi antara dua penari.
Tari kelompok, terbagi menjadi tari masal dan drama tari, dengan tarian massal melibatkan gerakan yang seragam.
Musik tari, seperti gamelan dan alat musik modern, memainkan peran penting dalam menyertai gerakan tari.
Latihan gerak tari, seperti Tari Quartel, melibatkan berbagai gerakan yang dibuat berpasangan.
Baca juga: Rangkuman Materi Bioteknologi Kelas 9 dan Contoh Soalnya
Materi Seni Budaya kelas 9 semester 2 K13 tidak hanya memberikan pengetahuan tentang seni. Namun juga mengajarkan nilai-nilai penting seperti apresiasi, dan kreativitas yang akan membantu siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (ARR)
