Konten dari Pengguna

Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 9 Semester 2 K13 Lengkap

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Materi Seni Budaya kelas 9 semester 2. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Leah Newhouse
zoom-in-whitePerbesar
Materi Seni Budaya kelas 9 semester 2. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Leah Newhouse

Seni Budaya merupakan salah satu mata pelajaran yang penting dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. Bagi yang duduk di semester 2 kelas 9, ada rangkuman materi Seni Budaya kelas 9 semester 2 K13 yang dapat menjadi panduan siswa.

Pada pelajaran Seni Budaya K13 menghadirkan beragam materi yang meliputi aspek-aspek penting dalam bidang seni. Materi yang diajarkan tidak hanya sekadar teori, tetapi juga praktek yang memperkaya pengalaman siswa dalam berkreasi karya seni.

Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 9 Semester

Materi Seni Budaya kelas 9 semester 2. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Tima Miroshnichenko

Di antara hal yang dipelajari adalah proses pembuatan pertunjukan seni, mulai dari perencanaan, produksi, hingga pementasan. Siswa juga diajak untuk memahami konsep-konsep dasar dalam seni pertunjukan, seperti tata panggung, tata rias, dan tata musik.

Adapun rangkuman materi Seni Budaya kelas 9 semester 2 K13 sebagai berikut, dikutip dari buku Seni Budaya SMP Kelas IX, Milasari, dkk, (2018).

Bab 9 Seni Grafis

Seni grafis berdasarkan teknik pembuatan:

  • Cetak Tinggi: Menggunakan klise atau alat cetak yang menonjol. Contohnya adalah stempel.

  • Cetak Dalam: Menggunakan klise dalam yang menyerap tinta, seperti etsa, mezzotint, atau drypoint.

  • Cetak Datar: Menggunakan klise datar dengan prinsip saling menolak dan menerima antara tinta dan air, seperti litografi atau monotype.

  • Cetak Saring: Menggunakan layar (screen) dengan kerapatan serat tertentu, dikenal dengan sablon atau senigrafi.

  • Proses membuat klise (film negative) melibatkan penggunaan bahan transparan seperti kertas kalkir, film, atau mika film. Teknik pembuatan klise meliputi penggunaan langsung pada screen, negatif film, dan proses afdruk/pengekposan sebelum proses mencetak.

Bab 10: Pameran

  • Pameran adalah kegiatan untuk memperkenalkan dan memajangkan karya seni agar diamati dan diapresiasi orang lain. Dipimpin oleh seorang kurator, pameran dapat homogen (satu jenis karya) atau heterogen (berbagai jenis karya).

  • Ada pameran tunggal (satu peserta) dan kelompok (beberapa peserta). Tempatnya bisa dalam ruangan (indoor) atau luar ruangan (outdoor).

  • Fungsi pameran di sekolah antara lain sebagai media penampilan siswa, sarana ekspresi, media pengetahuan, komunikasi, serta perangsang kreativitas siswa.

  • Kepanitiaan terdiri dari panitia pengarah (memberi arahan) dan pelaksana (melaksanakan). Rencana kerja disusun dalam proposal yang disusun secara sistematis dan rinci.

  • Jadwal kerja mengatur kegiatan sesuai waktu. Perencanaan mencakup materi, kelengkapan, tempat, publikasi, waktu, dekorasi, anggaran, dan kepanitiaan.

  • Tahap penyelenggaraan pameran meliputi persiapan, penataan ruang, dan pelaksanaan acara. Evaluasi dilakukan terhadap proses dan hasil pameran.

  • Evaluasi memberikan umpan balik untuk perbaikan di masa mendatang. Laporan dari setiap seksi penting untuk evaluasi lebih lanjut.

Bab 11: Bernyanyi Lagu Populer

  • Gaya bernyanyi adalah ciri khas dalam membawakan lagu sesuai dengan jenisnya. Disiplin dalam teknik vokal dan penguasaan lagu mendukung gaya bernyanyi.

  • Lagu pop adalah jenis lagu yang mudah diterima masyarakat luas dan berkembang secara komersial. Temanya mencakup kehidupan sehari-hari.

  • Musik jazz memiliki karakter vokal berat, harmoni rumit, dan variasi ritme serta melodi yang kaya.

  • Lagu rock dikenal dengan suara kencang, lirik ekspresif, dan ritme yang energik.

  • Musik dangdut populer di Indonesia dengan pendengar dari berbagai kalangan. Ia mengajak pendengarnya untuk bergoyang.

  • Bernyanyi lagu populer membutuhkan keluwesan gaya dengan penguasaan teknik vokal dan kebiasaan mendengarkan jenis lagu yang akan dinyanyikan.

  • Latihan pemanasan vokal penting sebelum menyanyi. Ini termasuk pernapasan dan vokalisis untuk mempersiapkan suara.

  • Keserasian mimik, ekspresi, dan gerakan tubuh dengan lagu sangat penting dalam penyampaian yang baik. Persiapan yang baik termasuk pemahaman lirik dan irama lagu.

Bab 12: Ansambel Lagu Populer

  • Musik ansambel adalah kombinasi alat musik yang menciptakan unsur ritmis, melodis, dan harmonis.

  • Ada dua jenis musik ansambel: sejenis (sama alat musik) dan campuran (berbagai alat musik).

  • Kedisiplinan, kemampuan membaca notasi, keahlian memainkan alat musik, dan kerja sama yang baik penting dalam bermain ansambel.

  • Dalam latihan ansambel sejenis, partitur lagu penting untuk memastikan keselarasan dalam permainan.

  • Latihan ansambel campuran melibatkan beberapa jenis alat musik melodis, ritmis, dan harmonis.

  • Pemilihan lagu populer untuk ansambel harus memperhatikan aransemen dan kebutuhan alat musik.

  • Pentingnya proses latihan yang rutin dan intensif dalam membentuk ansambel yang solid dan berkualitas.

Bab 13: Pola Lantai Gerak Tari Kreasi

  • Setiap tarian memerlukan pola lantai yang baik, terutama dalam tari berpasangan dan kelompok.

  • Pola lantai mencakup garis lurus dan lengkung, digunakan untuk membentuk pola gerak dalam tarian.

  • Pentingnya pengetahuan tentang tempat pentas dalam memahami pola lantai.

  • Ragam gerak tari kreasi melibatkan pola lantai yang bervariasi, seperti garis lurus, zigzag, dan lengkung.

  • Latihan Tari Bidadari memberikan contoh gerakan dengan pola lantai yang berbeda-beda untuk dipelajari.

Bab 14: Meragakan Tari Kreasi

  • Pertunjukan tari mencakup tari tunggal, berpasangan, dan kelompok, serta drama tari dengan alur cerita yang runtut.

  • Contoh tari tunggal seperti Tari Topeng Kedok dan Tari Nyai Dasimah (Betawi).

  • Tari berpasangan, seperti Cokek Onde-Onde (Betawi), melibatkan interaksi antara dua penari.

  • Tari kelompok, terbagi menjadi tari masal dan drama tari, dengan tarian massal melibatkan gerakan yang seragam.

  • Musik tari, seperti gamelan dan alat musik modern, memainkan peran penting dalam menyertai gerakan tari.

  • Latihan gerak tari, seperti Tari Quartel, melibatkan berbagai gerakan yang dibuat berpasangan.

Baca juga: Rangkuman Materi Bioteknologi Kelas 9 dan Contoh Soalnya

Materi Seni Budaya kelas 9 semester 2 K13 tidak hanya memberikan pengetahuan tentang seni. Namun juga mengajarkan nilai-nilai penting seperti apresiasi, dan kreativitas yang akan membantu siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (ARR)