Konten dari Pengguna

Rangkuman Materi Seni Tari Kelas 10 Kurikulum Merdeka untuk Bahan Belajar Siswa

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi materi seni tari kelas 10 Kurikulum Merdeka. Sumber foto: Pixabay/ mozlase__
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi materi seni tari kelas 10 Kurikulum Merdeka. Sumber foto: Pixabay/ mozlase__

Rangkuman materi seni tari kelas 10 Kurikulum Merdeka dapat dipelajari untuk menunjang pendalaman materi. Dengan ini, peserta didik akan lebih mudah dalam menguasai topik pembelajaran yang diajarkan.

Rangkuman materi umumnya disusun dengan sistematis dan ringkas. Karena itu, rangkuman sangat efektif untuk membantu siswa dalam mengingat materi ajar secara keseluruhan.

Rangkuman Materi Seni Tari Kelas 10 Kurikulum Merdeka untuk Bahan Belajar Peserta Didik

Ilustrasi materi seni tari kelas 10 Kurikulum Merdeka. Sumber foto: Pixabay/ jan_photo

Seni tari adalah salah satu materi wajib dalam pembelajaran di kelas 10 fase E Kurikulum Merdeka. Materi tersebut memuat beberapa topik pembahasan yang kompleks.

Oleh karenanya, peserta didik dapat memanfaatkan rangkuman materi agar sistem belajar lebih terorganisir. Adanya ringkasan materi juga dapat menghemat waktu belajar. Sebab, rangkuman hanya memuat poin-poin penting dari setiap topik pembahasan.

Maka, inilah rangkuman materi seni tari kelas 10 Kurikulum Merdeka lebih lengkapnya dikutip dari Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SMA/SMK Kelas X, Hani Amalia Hendrajatin, dkk, (2021: 16-162).

1. Definisi Tari

Tari termasuk salah satu cabang seni yang menggunakan media gerak tubuh manusia. Pengertian seni tari secara umum adalah ungkapan ekspresi jiwa manusia yang disalurkan melalui gerak yang ritmis, indah dan beraturan yang memiliki makna dan tujuan tertentu.

2. Fungsi Tari

Fungsi tari di Indonesia digolongkan menjadi tiga bagian, antara lain:

  • Sarana upacara.

  • Media hiburan.

  • Media pendidikan.

3. Gerak Tari

Gerak dalam tari terdapat dua jenis, di antaranya

  • Gerak murni (wantah) adalah gerak yang disusun dengan tujuan untuk mendapatkan bentuk artistik dan tidak mempunyai makna-makna tertentu.

  • Gerak maknawi (gesture) adalah gerak yang mengandung arti atau maksud tertentu dan telah distilisasi.

4. Musik Tari

Fungsi musik dalam tari dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu musik sebagai pengiring tari, pemberi suasana tari dan pengantar tari. Berdasarkan jenisnya, musik terbagi atas musik intrinsik yang berasal dari bagian tubuh penari. Kemudian, musik ekstrinsik yang berasal dari alat-alat musik pengiring tari.

5. Tata Busana dalam Tari

Tata busana (kostum) termasuk elemen pendukung yang penting dalam sebuah karya tari. Rias Busana adalah segala tindakan untuk memperindah diri agar terlihat menarik. Tata busana dapat mencakup segala sesuatu yang dipakai dari kepala sampai kaki.

Untuk itu, rias busana tidak hanya pakaian saja. Akan tetapi juga meliputi elemen aksesori pelengkap. Tata busana dalam penerapannya pada seni tari tidaklah sembarangan. Lantaran harus memperhatikan latar belakang, asal daerah dan cerita dari tarian tersebut.

6. Tata Rias Tari

Tata rias merupakan elemen tari yang dapat digunakan untuk menyampaikan makna tari. Hal ini dapat menggambarkan latar belakang budaya suatu tari berasal.

8. Properti

Properti (property) berarti alat-alat yaitu sebagai set dan alat bantu. Komponen ini meliputi peralatan penunjang gerak sebagai wujud ekspresial.

9. Tata Pentas

Tata pentas adalah tempat yang digunakan untuk penyelenggaraan seni tari. Tata pentas biasanya dilengkapi dengan setting maupun dekorasi. Dalam hal ini, setting ialah meliputi peralatan di atas pentas untuk mendukung konsep tari. Sedangkan dekorasi berupa peralatan pentas yang fungsinya untuk memperindah panggung.

10. Jenis Tari Berdasarkan Jumlah

Jumlah penari erat kaitannya dengan makna tari. Jumlah penari menjadi media komunikasi koreografer dalam menyampaikan pesan dalam karya tari. Berikut ini jenis tari berdasarkan jumlah penarinya.

  • Tari tunggal

  • Tari berpasangan

  • Tari berkelompok

11. Jenis Tari Berdasarkan Pola Garapan

Tari dapat dibedakan menjadi tiga berdasarkan pola garapannya, meliputi

  • Tari tradisi klasik adalah tari yang berasal dari masyarakat istana dengan

  • kaidah gerak yang baku.

  • Tari klasik merupakan tari yang berkembang di lingkungan kerajaan.

  • Tari kerakyatan merupakan tari yang berasal dari lingkungan masyarakat di luar lingkungan kerajaan.

  • Tari kreasi baru ialah karya tari yang berasal dari hasil cipta seniman tari yang berasal dari pengembangan tari-tari tradisi yang melatarbelakangi kehidupan seniman.

12. Jenis Tari Berdasarkan Latar Belakang Masyarakat

Berikut beberapa jenis berdasarkan istilah yang berkaitan dengan waktu dan latar belakang masyarakatnya.

  • Tari klasik merupakan istilah untuk menjelaskan tari–tarian yang terikat dengan aturan baku.

  • Tari modern merupakan tari yang dibangun oleh rasa dan emosi koreografernya. Hal ini mengarah kepada kebebasan hidup sebagai manusia.

  • Tari kontemporer berarti sebuah pilihan bagi seniman untuk mengekspresikan dirinya secara pribadi dengan kebebasannya.

13. Tema Tari

Tema merupakan dasar atau alasan mengapa karya tari tersebut ada. Secara umum terdapat dua jenis tema dalam tari, antara lain:

  • Tema literal adalah susunan tari yang digarap dengan tujuan untuk menyampaikan pesan-pesan.

  • Tema non literal ialah susunan tari yang semata-mata diolah berdasarkan penjelajahan dan penggarapan keindahan unsur-unsur gerak.

14. Membuat Karya Tari Sederhana

Tahapan yang biasanya dilakukan dalam membuat karya tari, meliputi:

  • Proses eksplorasi yaitu kegiatan pendalaman materi guna memperkaya

  • pengalaman sebagai salah satu bekal untuk menyusun sebuah karya tari.

  • Improvisasi sebagai tahap kedua di dalam mengembangkan kreativitas dalam karya tari untuk memperoleh gerakan-gerakan baru.

  • Evaluasi ditujukan untuk mengulas kembali, menilai dan menentukan berbagai elemen tari yang dibuat pada tahapan improvisasi.

  • Forming merupakan tahapan terakhir dalam proses menyusun komposisi gerak tari yang telah dihasilkan.

15. Pementasan Tari

Terdapat beberapa aspek yang patut dipersiapkan sebelum melangsungkan pementasan tari, yakni

  • Menyusun kepanitiaan.

  • Membuat jadwal kegiatan.

  • Pemilihan tempat pertunjukan dan tata teknik pentas.

  • Promosi pertunjukan tari.

Rangkuman materi seni tari kelas 10 Kurikulum Merdeka yang dapat membantu proses belajar. Dengan begitu, peserta didik tidak akan kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan. (Riyana)

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 12 Halaman 29 Kurikulum Merdeka Activity 6