Konten dari Pengguna

Rangkuman Materi Sosiologi Kelas 10 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi materi Sosiologi kelas 10 semester 1 Kurikulum Merdeka. Sumber: PIxabay/Sanjjiang
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi materi Sosiologi kelas 10 semester 1 Kurikulum Merdeka. Sumber: PIxabay/Sanjjiang

Mata pelajaran sosiologi berperan penting untuk membekali pengetahuan dan kecakapan sosial siswa dalam menghadapi tantangan masa depan. Penting bagi siswa untuk mempelajari materi Sosiologi kelas 10 semester 1 Kurikulum Merdeka agar dapat memahami materi.

Dikutip dari buku Cerdas Menjawab Soal Sosiologi SMA, Muhamad Taupan (2019 : 17) dengan mempelajari sosiologi sebagai ilmu terapan, diharapkan siswa dapat meningkatkan pemahaman tentang hubungan antar manusia dan dinamika kehidupan sosial dalam masyarakat.

Ketahui Materi Sosiologi Kelas 10 Semester 1 Kurikulum Merdeka untuk Menguasai Kecakapan Sosial

Ilustrasi materi Sosiologi kelas 10 semester 1 Kurikulum Merdeka. Sumber : Pixabay/Deltaworks

Sosiologi adalah studi tentang kehidupan sosial, perubahan sosial dan penyebab serta akibat sosial dari perilaku manusia. Secara garis besar materi Sosiologi kelas 10 semester 1 Kurikulum Merdeka meliputi tentang fungsi-fungsi sosiologi, nilai dan norma serta interaksi sosial.

1. Pengantar Sosiologi

Menurut Auguste Comte, Bapak Sosiologi Dunia, sosiologi dijelaskan sebagai ilmu yang mengkaji gejala sosial di dalam masyarakat. Ilmu ini diperkenalkan olehnya mulai tahun 1842 silam melalui Cours de Philosophie Positive.

Pencetus ini juga menerangkan bahwa disiplin ilmu sosiologi yang mempelajari gejala sosial harus didasarkan pemikiran ilmiah. Kemudian dipikirkan berdasarkan hal yang bersifat rasional.

2. Hakikat dan Objek Kajian Sosiologi

Dengan mempelajari Objek kajian sosiologi, maka siswa dapat memantau manusia secara individu atau kelompok tertentu. Formalnya, melihat manusia sebagai simbol atas hubungan yang telah terjadi di dalam interaksi individu maupun kelompok di dalam masyarakat.

3. Ciri-Ciri Sosiologi

Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai ciri-ciri tertentu, mulai dari sifatnya yang empiris, teoretis, hingga nonetis. Berikut penjelasan mengenai sejumlah ciri tersebut.

  • Empiris: dibuat sesuai kenyataan dan logika akal sehat tanpa menduga-duga.

  • Teoritis: selalu ada teori atas abstraksi dari hasil pengamatannya.

  • Kumulatif: disusun sesuai teori yang ada, diperbaiki, diperluas, serta memperkuat teori yang sebelumnya.

  • Non-etis: tidak memperhatikan baik buruknya, namun hanya menjelaskan masalah secara mendalam.

4. Fungsi dan Peran Sosiologi

Ilmu sosiologi dapat berguna untuk pembangunan maupun penelitian. Dalam pembangunan, sosiologi dipakai untuk merencanakan, melaksanakan, dan menilai konstruksi di suatu tempat dengan memperhatikan kehidupan masyarakat sekitar.

Selain itu, dapat pula dipakai untuk penelitian sehingga bisa mendapatkan penyelesaian masalah. Sosiolog secara garis besar punya peran sebagai ahli riset, teknisi, konsultan kebijakan, dan pengajar.

5. Realitas Sosial

Berbicara tentang realitas sosial, masyarakat sebagai salah satu sistem sosial berasal dari bahasa Arab “syaraka”. Arti yang ada di balik kata tersebut adalah berpartisipasi.

Adapun terbentuknya masyarakat harus memenuhi unsur-unsur tertentu. Di antaranya harus ada sekumpulan orang, berdiam di suatu tempat dalam kurun waktu lama, dan akibat hal tersebut ada kebudayaan atau nilai tertentu.

6. Permasalahan Sosial

Masalah sosial secara garis besar digambarkan sebagai fenomena atau gejala yang tidak sesuai antara yang diinginkan dengan yang terjadi. SoerjonoSoekanto mengklasifikasikan masalah jadi empat, bisa terjadi karena ekonomi, biologis, psikologis, dan kebudayaan.

Daftar masalah sosial yang bisa kita temukan dalam kehidupan masyarakat misalnya kriminal, kemiskinan, peperangan, dan disorganisasi keluarga atau perceraian. Selain itu, kenakalan remaja yang kerap muncul juga termasuk sebagai salah satu masalahnya.

7. Penelitian Sosiologi

Metode kualitatif digunakan oleh pengkaji untuk meninjau permasalahan secara deskriptif. Misalnya dengan memanfaatkan peristiwa masa lalu (historis), perbandingan (komparatif), dan studi kasus (observasi).

Adapun metode kuantitatif merupakan metode yang dipakai untuk mengkaji hubungan di dalam masyarakat lewat angka tertentu. Sebut misalnya ada perhitungan perkembangan jumlah penduduk atau angka kemiskinan di suatu daerah.

Materi Sosiologi kelas 10 semester 1 Kurikulum Merdeka mempelajari tentang fungsi dan ciri-ciri sosiologi yang dapat membekali siswa dengan kecakapan sosial untuk menghadapi tantangan di masa depan. (EA)

Baca juga: Materi Informatika Kelas 10 Semester 1 Kurikulum Merdeka Sebagai Panduan Belajar