Konten dari Pengguna

Retret Kepala Daerah Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
26 Februari 2025 16:17 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Retret Kepala Daerah Sampai Kapan? Sumber: indonesia.go.id
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Retret Kepala Daerah Sampai Kapan? Sumber: indonesia.go.id
ADVERTISEMENT
Pelantikan kepala daerah 2025 dilaksanakan serentak di Istana Kepresidenan Jakarta tanggal 20 Februari 2025. Setelah itu, kepala daerah akan menjalani retret di Akademi Militer Magelang. Lantas, retret kepala daerah sampai kapan?
ADVERTISEMENT
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) secara resmi menyatakan bahwa retret ini bertujuan untuk membekali kepala daerah. Sebagai pemimpin, kepala daerah perlu belajar dan memahami strategi kepemimpinan yang efektif.

Retret Kepala Daerah Sampai Kapan?

Ilustrasi Retret Kepala Daerah Sampai Kapan? Sumber: indonesia.go.id
Menurut buku Pengaturan Kewenangan Pemerintah dan Pemerintah Daerah karya Dr. Azmi Fendri, S.H., M.Kn. (2016), kepala daerah merupakan pejabat negara yang menjalankan tugas di bidang dekonsentrasi dan sebagai kepala eksekutif dalam bidang desentralisasi pemerintahan.
Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi kepala daerah terpilih dengan mengadakan retret. Melalui pembekalan ini, para kepala daerah diharapkan bisa memperkuat sinergi dalam melaksanakan tugas di masa depan. Lalu, retret kepala daerah sampai kapan?
Berdasarkan informasi dari situs web indonesia.go.id, retret kepala daerah dijadwalkan berlangsung mulai dari tanggal 21 sampai 28 Februari 2025. Sebanyak 503 kepala daerah terpilih akan mengikuti kegiatan ini di Akademi Militer Magelang.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Kementerian Dalam negeri telah menyiapkan puluhan liaison officer (LO) atau naradamping untuk memfasilitasi kepala daerah selama retret. Kehadiran naradamping berperan penting dalam memastikan komunikasi dua arah yang efektif, sehingga setiap isu bisa segera menemukan solusi.
Retret ini juga menetapkan syarat kehadiran minimal 90 persen agar bisa mendapatkan sertifikat kelulusan. Para kepala daerah akan mendapatkan tiga materi utama, yaitu pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi), arahan strategis Astacita dari menteri, serta pembekalan kepemimpinan dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Adapun fokus utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan memperkuat wawasan kebangsaan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun tata kelola pemerintahan daerah yang lebih baik dan berintegritas.
ADVERTISEMENT
Selain aspek kepemimpinan, retret juga menyoroti pentingnya kerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Para kepala daerah akan mendapatkan arahan mengenai kebijakan strategis yang perlu diselaraskan dengan visi dan misi masing-masing daerah.
Jadi, retret kepala daerah sampai kapan? Retret ini akan berlangsung tanggal 21 sampai 28 Februari 2025. Tujuannya adalah untuk membekali 503 kepala daerah terpilih dengan wawasan kepemimpinan yang lebih matang. (ALF)