Konten dari Pengguna

Ringkasan Cerita Bima Bungkus Singkat dari Kisah Pewayangan Mahabarata

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi. Ringkasan cerita Bima Bungkus. Sumber: Pexels / Ron Lach
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi. Ringkasan cerita Bima Bungkus. Sumber: Pexels / Ron Lach

Kisah pewayangan menjadi kisah legenda yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia terutama di pulau Jawa. Pewayangan sendiri memiliki banyak kisah yang salah satunya adalah cerita Bima Bungkus dari pewayangan Mahabarata. Ringkasan cerita Bima Bungkus dengan tokoh utama Bima menarik untuk diketahui.

Bima Bungkus atau yang lebih sering dikenal sebagai Werkudara, merupakan tokoh pewayangan Mahabarata yang berasal dari keluarga Pandawa.

Ringkasan Cerita Bima Bungkus yang Menarik Diketahui

Ilustrasi. Ringkasan cerita Bima Bungkus. Sumber: Pexels / Ron Lach

Mengutip dari buku Falsafah Asthagina, Wawan Susetya, (2019:88), Bima Bungkus merupakan kisah atas kelahiran Bima. Pada saat itu Dewi Kunthi melakukan kontak batin dengan Bathara Bayu. Kontak tersebut melahirkan Bima yang lahir dengan keadaan terbungkus.

Lantas bagaimana cerita lanjutannya? Berikut ini, ringkasan cerita Bima Bungkus yang menarik untuk disimak.

Di Hastina, terdapat Prabu Pandu dan Dewi Kunti yang melahirkan bayi dalam wujud bungkus. Selain itu, ada senjata yang digunakan untuk membuka bungkus tersebut. Pada saat itu, kurawa ikut membantu memecahkan bungkus tersebut.

Namun, membantu ada maksud tujuan lain dari kurawa yaitu membunuh bayi tersebut. Sayangnya, bungkusan tersebut tidak ada yang bisa memecahkan sampai 8 tahun. Sampai, Janaka atau Arjuna lahir dan menjadi dewasa.

Pada saat dewasa, Arjuna bertemu dengan Begawan Abhiyasa untuk meminta bantuan. Begawan Abhiyasa mengatakan, "Kakakmu itu sudah dari kodrat dari dewa lahir dalam keadaan terbungkus. Kakakmu akan menjadi orang yang sakti dan pas besar akan menjadi satriya yang utama. Maka, taruhlah di hutan Mandulasala sampai ada pertolongan dari dewa”

Setelah itu, terjadi keributan di Hastina karena tidak ada yang memecahkan. Akhirnya, Bathara Guru memutuskan Gajah Sena untuk memecahkan bungkus jabang bayi tersebut.

Gajah Sena akhirnya memecahkan bungkus tersebut. Ketika memecahkan bungkus tersebut, gading Gajah Sena dipegang oleh jabang bayi yang berakhir pada matinya Gajah Sena.

Matinya Gajah Sena menjadikan segala kekuatan yang berada di diri Gajah Sena pindah ke jabang bayi tersebut Akhirnya, bayi tersebut diberi nama Bima dan gading gajah tersebut dijadikan pusaka yang diberi nama kuku pancanaka.

Itulah ringkasan cerita bima bungkus secara singkat. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru mengenai cerita pewayangan mahabarata. (RFL)

Baca juga: Mengenal Unsur Intrinsik Cerita Wayang