Konten dari Pengguna

Rumus Conditional Sentence Type 1 dalam Bahasa Inggris dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rumus conditional sentence type 1. Sumber: www.pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumus conditional sentence type 1. Sumber: www.pexels.com

Conditional Sentence type 1 adalah bentuk kalimat pengandaian dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menyatakan situasi yang mungkin terjadi di masa depan jika syarat tertentu terpenuhi. Untuk memahami kalimat tersebut, maka perlu untuk mengerti seperti apa rumus Conditional Sentence type 1 yang harus digunakan.

Menurut buku Seri Kursus di Rumah Tata Bahasa Inggris, Ari Yulianti, S.S (2012:85), kalimat pengandaian dalam bahasa Indonesia biasanya ditandai dengan kata “jika”, tetapi dalam bahasa Inggris menggunakan kata “if”.

Dalam bahasa Inggris, conditional sentence itu dibagi menjadi tiga tipe, yaitu Conditional Sentence Type 1, Conditional Sentence Type 2, dan Conditional Sentence Type 3.

Rumus Conditional Sentence Type 1 untuk Menyatakan Kemungkinan yang Bisa Terjadi

Ilustrasi rumus conditional sentence type 1. Sumber: www.pexels.com

Conditional sentence type 1 digunakan untuk menyatakan kemungkinan yang masih bisa terjadi di masa depan jika syarat tertentu terpenuhi jika syarat tertentu terpenuhi. Kalimat ini menghubungkan kondisi (if-clause) dengan hasil yang diharapkan (main clause).

Adapun rumus Conditional Sentence type 1 dalam Bahasa Inggris adalah sebagai berikut.

if + simple present, simple future “will” / imperative.

Contoh:

  1. If I study hard, I will pass the exam.

    (Jika saya belajar dengan giat, saya akan lulus ujian.)

  2. If it rains tomorrow, we will cancel the picnic.

    (Jika besok hujan, kami akan membatalkan piknik.)

  3. If she invites him, he will attend the party.

    (Jika dia mengundangnya, dia akan menghadiri pesta.)

Dalam conditional sentence type 1, "if-clause" menggunakan Simple Present Tense untuk menyatakan syarat. Sementara "main clause" menggunakan Simple Future Tense dengan modal "will" untuk menyatakan hasil yang mungkin terjadi jika syarat terpenuhi.

Pola kalimat ini digunakan ketika ada kemungkinan nyata bahwa kondisi tersebut akan terjadi di masa depan. Selain menggunakan "will", "main clause" juga dapat menggunakan modal lain, seperti "can", "may", atau "shall" untuk menyatakan izin, kemungkinan, atau keharusan.

Contoh:

  1. If you finish your homework, you can watch TV.

    (Jika kamu menyelesaikan pekerjaan rumahmu, kamu bisa menonton TV.)

  2. If they arrive early, we may start the meeting ahead of schedule.

    (Jika mereka tiba lebih awal, kita mungkin memulai rapat lebih cepat dari jadwal.)

  3. If you see John, please tell him to call me.

    (Jika kamu melihat John, tolong beri tahu dia untuk menelepon saya.)

Penting untuk diingat bahwa dalam conditional sentence type 1, "if" tidak boleh diikuti oleh "will" dalam "if-clause". Penggunaan "will" hanya diperbolehkan dalam "main clause".

  • Contoh yang salah:

    If it will rain tomorrow, we will cancel the trip.

  • Contoh yang benar:

    If it rains tomorrow, we will cancel the trip.

Dengan belajar untuk memahami dan menguasai penggunaan rumus conditional sentence type 1, siapa pun dapat menyampaikan rencana atau prediksi yang bergantung pada syarat tertentu dengan lebih efektif dalam bicara dan berbahasa Inggris yang baik dan benar. (VAN)

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 Halaman 257 Kurikulum Merdeka