Rumus Denyut Nadi Maksimal untuk Mengetahui Detak Jantung

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Denyut nadi maksimal digunakan untuk mengukur efisien jantung manusia berdetak saat beraktivitas. Dengan rumus denyut nadi maksimal bisa memberikan gambaran umum kesehatan jantung.
Dikutip dari Buku Fisiologi Kedokteran Gigi Pemeriksaan Tanda Vital, Komang Krisna Dewi dkk, (2018: 23), denyut nadi maksimal adalah denyut nadi yang dapat dihitung pada saat melakukan aktivitas maksimal. Untuk menentukan denyut nadi maksimal digunakan rumus 220-umur.
Rumus Denyut Nadi Maksimal
Seperti yang sudah disebutkan di atas, untuk menentukan rumus denyut nadi maksimal bagi seseorang yang bukan profesional saat melakukan aktivitas fisik yaitu 220 dikurangi usia saat ini.
Jadi, misalnya jika usia saat ini adalah 30 tahun, maka perhitungan denyut nadi akan menjadi 220-30 = 190.
Dari hasil cara menghitung denyut nadi maksimal tersebut mengetahui kalau angka 190 kali per menit sudah menjadi batas maksimal setelah selesai berolahraga atau melakukan kegiatan berat.
Denyut Nadi Normal dan Denyut Nadi Maksimal
Jika masih belum mengetahui denyut nadi normal dan denyut nadi maksimal setelah menerapkan cara di atas, bisa mengecek di bawah ini:
Denyut nadi normal bayi sampai usianya 1 tahun yaitu 100-150 kali per menit, sedangkan denyut nadi maksimalnya yaitu 185-277 kali per menit.
Denyut nadi normal anak usia 1-10 tahun yaitu 70-120 kali per menit. Sedangkan, denyut nadi maksimalnya yaitu sekitar 13-222 kali per menit.
Denyut nadi normal anak usia 11-17 tahun yaitu antara 60-100 kali per menit, sedangkan denyut nadi maksimalnya yaitu 111-185 kali per menit.
Denyut nadi normal orang dewasa atau di atas 17 tahun yaitu antara 70-100 kali per menit. Sedangkan, untuk denyut nadi maksimalnya yaitu 130-185 kali per menit.
Tips Menjaga Denyut Nadi
Supaya denyut nasi bisa tetap normal dan tidak melebihi batas maksimal, tentunya ada beberapa tips yang bisa diterapkan berikut ini.
1. Menjaga Pola Makan
Pertama, jagalah pola makan untuk menjaga denyut nadi tetap normal. Hindari mengonsumsi makanan berlemak, kandungan gula tinggi, sampai makanan berpengawet.
Konsumsilah makanan yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral seperti buah-buahan, sayur-sayuran, ikan, kacang-kacangan, sampai biji-bijian.
2. Aktif Bergerak
Usahakanlah selalu aktif bergerak beraktivitas setiap harinya. Dengan begitu, semua organ tubuh akan terlatih, terutama otot jantung.
3. Menjaga Berat Badan
Berat badan menjadi salah satu faktor yang bisa memengaruhi denyut nadi. Orang dengan badan berlebih atau obesitas bisa menyebabkan denyut nadinya berdetak lebih kencang.
Baca juga: 5 Manfaat Kacang Koro yang Baik bagi Kesehatan Jantung
Itulah rumus denyut nadi maksimal, denyut nadi normal dan maksimal, dan tips menjaga denyut nadi yang dapat menjadi langkah awal mengetahui kesehatan jantung yang baik. Semoga informasinya membantu. (ERI)
