Rumus Elastisitas Permintaan dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumus elastisitas permintaan merupakan salah satu materi yang penting untuk dipahami dalam ekonomi mikro. Naik turunnya permintaan dapat diketahui dengan memasukkan unsur yang mempengaruhinya ke dalam rumus tersebut.
Pengetahuan tentang perubahan permintaan berguna bagi pelaku usaha untuk memutuskan produk yang masih layak untuk ditawarkan. Dalam pelajaran ekonomi mikro, siswa juga diberikan contoh-contoh agar lebih mudah memahaminya.
Rumus Elastisitas Permintaan
Setiap perubahan ekonomi yang terjadi di pasar akan memengaruhi permintaan terhadap suatu produk. Karena itu, pemerintah tidak serta merta campur tangan. Namun pada titik tertentu, pemerintah harus mengeluarkan kebijakan yang melindungi semua pihak.
Faktor yang menentukan permintaan adalah harga, selera, pendapatan dan sebagainya. Dengan demikian, elastisitas permintaan menjelaskan seberapa besar persentase perubahan jumlah barang yang diminta apabila salah satu faktor tersebut berubah.
Dikutip Aspek Dasar Ekonomi Mikro, Tri Kunawangsih Pracoyo dan dan Antyo Pracoyo (2006:63), elastisitas adalah suatu pengertian yang menggambarkan derajat kepekaan perubahan suatu variabel sebagai akibat adanya perubahan variabel lain.
Untuk mengetahui angka-angka elastisitas tersebut secara tepat, berikut adalah rumus elastisitas permintaan:
Ed = % perubahan jumlah barang A yang diminta
% perubahan harga barang A
Ed = ∆QA/QA = ∆QA x PA
∆PA/PA ∆PA QA
Keterangan:
P: harga mula-mula.
Q: permintaan mula-mula.
∆Q: selisih permintaan.
∆P: selisih harga.
Contoh Penggunaan Rumus Elastisitas Permintaan
Untuk lebih memahami rumus di atas, berikut adalah contoh penggunaan rumus elastisitas permintaan.
250 unit barang ditawarkan dengan harga masing-masing Rp2.000 per unit. Kemudian harga tersebut dinaikkan menjadi Rp2.500 per unit, sedangkan jumlah barang yang ditawarkan menjadi 350 unit. Hitunglah elastisitas permintaannya.
Jawaban:
Ed = ∆QA x PA = (350-250) x 2000 = 100 x 2000 = 1,6.
∆PA QA (2500-2000) 250 500 250
Apa arti jawaban pada soal nomor 1 di atas?
Jawaban:
Elastisitas permintaan ada 5 jenis, yaitu:
E > 1, artinya elastis.
E = 1, artinya unitery elastisity.
E < 1, artinya inelatis.
E ~ 1, artinya elastis sempurna.
E = 0, artinya inelastis sempurna.
E = 1,6 > 1, jadi permintaan pada soal nomor 1 elastis, yaitu kenaikan harga sebesar 10% akan diikuti dengan kenaikan barang yang ditawarkan sebesar 16%.
Baca juga: Fungsi Permintaan dan Penawaran dalam Ilmu Ekonomi
Demikianlah rumus elastisitas permintaan dan contohnya untuk mengetahui perubahaan permintaan pada suatu produk. Pengetahuan dari bangku sekolah ini sebaiknya dipraktikkan agar terlihat manfaatnya secara nyata. (lus)
