Konten dari Pengguna

Rumus GNP beserta Pengertian dan Cara Menghitungnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rumus GNP beserta pengertian dan cara menghitungnya. Sumber: Pixabay/Stevepb
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumus GNP beserta pengertian dan cara menghitungnya. Sumber: Pixabay/Stevepb

GNP merupakan perkiraan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan oleh sebuah negara dengan alat produksi yang dimiliki oleh penduduk negara tersebut selama rentang waktu tertentu. Perkiraan ini dapat dihitung dengan rumus GNP sama dengan GDP dikurangi dengan PFPN.

Secara sederhananya dalam Indonesia, GNP bisa dibayangkan sebagai pundi-pundi uang hasil usaha seluruh WNI yang melakukan jual beli barang dan jasa di Negara Indonesia maupun negara lain.

Pengertian dan Rumus GNP

Ilustrasi pengertian dan rumus GNP. Sumber: Pixabay/stevepb

Dikutip dalam buku Smart Book Ekonomi & Akuntansi SMA, Nia N. Tamba, M.Sc (2021:90) GNP (Gross National Product), disebut juga sebagai Produk Nasional Bruto (PNB) merupakan nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat suatu negara baik warga negara yang ada di dalam negeri maupun warga negara asli yang bekerja di luar negeri selama satu periode waktu tertentu.

GNP dihitung dengan menambahkan pengeluaran pemerintah, pengeluaran konsumsi pribadi, investasi domestik swasta, ekspor bersih, dan pendapatan yang diperoleh warga negara tersebut di luar negeri, kemudian dikurangi pendapatan domestik warga negara asing.

Faktor yang mempengaruhi perhitungan GNP, yaitu

  • GDP (Gross Domestic Product)

  • PFLN (Pendapatan Faktor Produksi Luar Negeri)

  • PFDN (Pendapatan Faktor Produsksi Dalam Negeri).

Selisih antara PFLN dengan PFDN disebut dengan Penpdapatan Faktor Produksi Neto (PFPN). Adapun rumus GNP, yaitu

  • GNP= GDP - PFPN atau GNP= GDP - (PFLN + PFDN)

Adapun rumus dari GDP, yaitu

  • GDP = C + I + G + (X - M)

Keterangan:

  • GDP: Gross Domestic Product (Produk Domestik Bruto)

  • C: Consumption (Konsumsi Pribadi)

  • I: Investment (Investasi)

  • G: Government (Pengeluaran Pemerintah)

  • X: Ekspor

  • M: Impor

Cara Menghitung GNP

Ilustrasi cara menghitung GNP. Sumber: Pixabay/Stevepb

Untuk memudahkan pembaca dalam memahami penjelasan di atas, simak cara menghitung GNP berikut ini, jika diketahui pendapatan sebuah negara ditunjukkan dengan data sebagai berikut.

  • Konsumsi masyarakat: Rp85.000.000

  • Pendapatan laba usaha: Rp50.000.000

  • Pengeluaran negara: Rp475.000.000

  • Pendapatan sewa: Rp12.000.000

  • Ekspor: Rp57.000.000

  • Impor: Rp18.000.000

  • Investasi: Rp75.000.000

  • Penerima WNI di luar negeri: Rp32.000.000

  • Penerima WNA di dalam negeri: Rp20.000.000

Jika ingin mengetahui nilai GNP, maka perhitungannya harus dengan mengetahui nilai dari GDP terlebih dahulu.

  • GDP= C + I + G + (X – M)

    GDP= Rp85.000.000 + Rp75.000.000 + Rp475.000.000 + (Rp57.000.000 - Rp18.000.000)

    GDP= Rp635.000.000 + Rp39.000.000

    GDP= Rp674.000.000

Jika telah diketahui nilai dari GDP, maka perhitungan nilai GNP, yaitu

  • GNP= GDP + (PFLN – PFDN)

    GNP= Rp674.000.000+ (Rp32.000.000 - Rp20.000.000)

    GNP = Rp674.000.000 + Rp12.000.000

    GNP= Rp686.000.000

Berdasarkan perhitungan di atas, nilai dari Gross National Product (GNP) atau Produk Nasional Bruto (PNB) negara tersebut ialah sebesar Rp686.000.000.

Baca juga: Rumus Anuitas dan Pengertiannya dalam Ilmu Ekonomi

Itu tadi pembahasan rumus GNP beserta pengertian dan cara menghitungnya. Semoga penjelasan di atas dapat manambah wawasan pembaca. (MRZ)