Konten dari Pengguna

Rumus Peluang dan Cara Menghitungnya dalam Matematika

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rumus Peluang dan Cara Menghitungnya. Sumber: unsplash.com/ unsplash+
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rumus Peluang dan Cara Menghitungnya. Sumber: unsplash.com/ unsplash+

Rumus peluang dan cara menghitungnya menjadi materi pelajaran matematika yang dipelajari siswa di kelas X SMA. Siswa akan mengetahui peluang terjadinya suatu peristiwa yang bisa diramalkan dalam matematika melalui rumus.

Untuk memahami bagaimana rumus tersebut bekerja, perlu diketahui dulu apa itu pengertian peluang. Baru kemudian bisa dilakukan perhitungannya untuk menetapkan angka kemunculan peluang yang mungkin terjadi.

Rumus Peluang dan Cara Menghitungnya

Ilustrasi Rumus Peluang dan Cara Menghitungnya. Sumber: unsplash.com/ unsplash+

Peluang adalah potensi terjadinya sebuah peristiwa atau kejadian yang mungkin muncul dari segala kemungkinan yang ada. Misalnya pada uang koin yang dilempar, selalu ada peluang untuk salah satu sisinya yang muncul.

Mengutip dari buku Rumus Lengkap Matematika SMA oleh Drs. Joko Untoro (hal. 147), rumus peluang dan cara menghitungnya adalah sebagai berikut.

Jika A adalah suatu kejadian yang posisinya A adalah himpunan bagian S maka peluang kejadian A:

P(A) = n(A) / n(S)

Keterangan:

n(A) = banyaknya anggota dalam himpunan kejadian A.

n(S) = banyaknya anggota dalam himpunan kejadian S.

Cara menghitung peluang dengan menggunakan rumus di atas dapat dilakukan dengan mengidentifikasi n(A) da n(S) pada sebuah kejadian. Misalnya pada sebuah dadu yang dilempar ke atas. Peluang kejadian munculnya bilangan genap yaitu angka 2, 4, 6 bisa dihitung dengan rumus peluang.

Bilangan genap pada dadu ada 2, 4 dan 6. Sehingga banyaknya anggota dalam himpunan atau n(A) terdiri dari 3 buah anggota. Sedangkan keseluruhan anggota n(S) adalah 6, karena dadu terdiri dari angka 1,2,3,4,5 dan 6.

Jadi diketahui bahwa jumlah n(S) 6 dan n(A) 3. Maka untuk menghitung peluangnya digunakan rumus P(A) = n(A) / n(S). Sehingga peluangnya P(A) menjadi 3/6 atau ½.

Menghitung peluang tidaklah sulit, asalkan siswa bisa mengenali mana bilangan yang menjadi n(A) dan mana yang menjadi n(S). Dengan hanya membagi n(A) dengan n(S)maka nilai peluang terjadinya fenomena bisa diramalkan.

Baca juga: 4 Contoh Soal Matematika Kelas 10 dan Pembahasannya

Rumus peluang dan cara menghitungnya yang telah dijabarkan di atas bisa menjadi panduan bagi siswa untuk memahami cara kerja peluang dalam sebuah kejadian atau peristiwa. (IMA)