Konten dari Pengguna

Salah Satu Ciri Gerakan Tari Serimpi dari Jawa Tengah

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu ciri tari serimpi. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/Dedy_Timbul
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu ciri tari serimpi. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/Dedy_Timbul

Tari Serimpi merupakan salah satu tari tradisional yang cukup sakral. Salah satu ciri gerakan tari Serimpi adalah menampilkan tarian yang gemulai. Hal ini menggambarkan kesopanan, kehalusan budi, dan kelemahlembutan.

Dikutip dari buku Seni dan Budaya oleh Harry Sulastianto, dkk. (PT Grafindo Media Pratama:36), tari Serimpi merupakan tari yang berkembang di Jawa Tengah. Tari ini menggambarkan karakter wanita Jawa yang lemah lembut.

Mengenal Salah Satu Ciri Gerakan Tari Serimpi

Salah satu ciri gerakan tari serimpi. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/sari7

Tari Serimpi sudah ada sejak zaman dahulu di wilayah Jawa Tengah. Oleh karena itu, tari ini cukup sakral karena sering ditampilkan di Keraton Mataran Islam. Salah satu ciri gerakan tari Serimpi adalah kelembutan yang dibawakan seorang penari.

Namun, pada dasarnya gerakan ini terdiri dari beberapa jenis. Berikut ulasannya.

1. Maju Gawang

Gerakan pertama adalah maju gawang. Gerakan ini terjadi pada awal pertunjukkan saat para penari masuk ke daerah pementasan. Mulanya, para penari akan berjalan masuk ke panggung dengan berbelok ke kiri dan ke kanan sesuai yang ditentukan.

Gerakan akhir dari gerak maju gawang adalah sikap duduk. Kemudian dilanjutkan dengan gerakan selanjutnya dalam pementasan.

2. Pokok

Setelah maju gawang, tari Serimpi akan masuk pada gerakan pokok yang menjadi inti dari pertunjukkan. Pada bagian ini terdapat proses penyampaian jalan cerita dari tari Serimpi.

Gerakan ini akan berkaitan dengan properti yang digunakan. Contohnya adalah tema peperangan. Maka penari akan membaw senjata dan lainnya. Sehingga, peristiwa yang diceritakan akan menyimbolkan peperangan antara kubu.

3. Mundur Gawang

Jika maju gawang adalah gerakan pembuka, maka mundur gawang merupakan gerakan penutup dari tari Serimpi. Sehingga dapat menjadi tanda pementasan berakhir. Para penari yang meninggalkan area panggung melalui pola lantai yang digunakan.

Sedangkan pada tari Serimpi menggunakan pola lantai horizontal atau lurus. Pola lantai ini akan membuat gerakan tari Serimpi dengan tempo lembut dan gemulai dapat dipentaskan secara baik.

Baca Juga: 28 Contoh Tari Tradisional di Indonesia dan Asal Daerahnya

Itulah penjelasan mengenai salah satu ciri gerakan tari Serimpi yang menggambarkan kelembutan. Oleh karena itu, tarian ini menyimbolkan kesopanan, kehalusan budi, dan kelemahlembutan. Semoga bermanfaat! (NUM)