Sejarah 1 Muharram sebagai Tahun Baru Islam

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah 1 Muharram sebagai tahun baru Islam perlu diingat kembali. Peringatan hari-hari penting dalam agama Islam dimaksudkan agar umat Islam tidak melupakan latar belakangnya untuk menjaga dan meningkatkan ketakwaan terhadap Allah Swt.
Peringatan tahun baru Islam di Indonesia dipadukan dengan kebudayaan daerah. Namun sejarah yang melatarbelakanginya sama.
Sejarah 1 Muharram sebagai Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui
Di Indonesia, peringatan tahun baru Islam merupakan hari libur nasional. Umat Islam memiliki kesempatan untuk merayakannya dengan berbagai cara. Salah satu cara yang banyak dilakukan berupa kajian atau ceramah tentang sejarah 1 Muharam.
Tidak seperti tahun Masehi, tahun Hijriah atau Komariah mengikuti peredaran bulan. Hal itu tercantum dalam Al-Qur'an surah Yunus ayat 5. Sebelum ditetapkan, ada beberapa peristiwa yang membuat 1 Muharam ditetapkan sebagai tahun baru Islam.
Berikut ini adalah beberapa catatan penting melatarbelakangi sejarah 1 Muharram sebagai tahun baru Islam, yang dikutip dari Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Aliyah Kelas X, Abu Achmadi dan Sungarso (2021:131).
1. Kebutuhan dan Usulan Kalender Islam
Peristiwa yang dianggap sebagai awal pembahasan tentang kebutuhan kalender Islam adalah dokumen bertuliskan Syakban yang diterima Khalifah Umar. Pada saat itu berlaku beberapa kalender sehingga menimbulkan kebingungan Syakban mana yang dimaksudkan.
Dalam pembahasan tersebut, usul untuk menggunakan kalender Romawi ditolak karena terlalu panjang. Usulan untuk menggunakan kalender Persia juga ditolak karena tiap ganti pemimpin ganti pula kalendernya.
Akhirnya rapat menyetujui penetapan kalender Islam berdasarkan hijrah Rasulullah dari Makkah ke Madinah yang diusulkan Ali bin Abi Thalib. Khalifah Umar menganggap hijrah tersebut sebagai pemisah antara yang hak dan batil.
2. Penetapan 1 Muharram sebagai Tahun Baru Islam
Setelah sepakat untuk membuat kalender Islam, pembahasan berikutnya adalah kapan kalender Islam dimulai. Ada yang mengusulkan pada bulan Ramadan sebagai bulan suci.
Akhirnya rapat menyepakati tahun baru Islam adalah 1 Muharam karena pelaksanaan haji telah selesai dan merupakan bulan haram atau mulia. Sedangkan hitungan tahun hijriah tidak dihitung dari waktu penetapan, melainkan pada saat Rasulullah hijrah.
Pembahasan selesai dengan penetapan tanggal 16 Juli 622 Masehi sebagai tanggal 1 Muharram 1 Hijriah oleh Umar bin Khattab. Dengan demikian, tanggal penetapannya terjadi tanggal 8 Rabi'ul Awal 17 Hijriah atau 17 tahun setelah hijrah Nabi Muhammad saw.
Sejarah 1 Muharram sebagai tahun baru Islam juga penting bagi anak-anak. Dengan penjelasan tersebut, anak-anak akan paham bagaimana kalender Islam ditetapkan sehingga berbeda dengan kalender Masehi. (lus)
Baca juga: Puasa Bulan Muharram Berapa Hari?Ini Jadwalnya di Tahun 2025
