Konten dari Pengguna

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika Berasal dari Bahasa Apa? Ini Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Semboyan Bhinneka Tunggal Ika Berasal dari Bahasa. Sumber: unsplash.com/ Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Semboyan Bhinneka Tunggal Ika Berasal dari Bahasa. Sumber: unsplash.com/ Mufid Majnun

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika berasal dari bahasa apa? Sebagai masyarakat Indonesia, tentunya perlu tahu dari mana kata tersebut berasal dan apa arti simbol tersebut.

Dengan memahami makna kalimat yang menjadi semboyan dalam lambang negara, maka rakyat akan semakin cinta tanah air. Rasa menghargai terhadap bangsa negara juga akan meningkat dalam diri masyarakatnya.

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika Berasal dari Bahasa Apa?

Ilustrasi Semboyan Bhinneka Tunggal Ika Berasal dari Bahasa. Sumber: unsplash.com/ Mufid Majnun

Mengutip dari buku 99% Sukses Menghadapi Ulangan Harian SD/MI Kelas 4 Volume 4 oleh Tim Guru Eduka (2018:170), semboyan Bhinneka Tunggal Ika berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.

Mpu Tantular adalah sosok yang pertama kali mencetuskan semboyan tersebut. Lambat laun, kalimat itu dicantumkan dalam badan Pancasila. Tepatnya di bagian pita emas yang terikat di kaki burung garuda.

Semboyan tersebut sangat sesuai untuk menggambarkan kondisi bangsa Indonesia yang penuh keberagaman. Meskipun memiliki banyak perbedaan, tapi masyarakatnya tetap bersatu padu.

Fungsi Bhinneka Tunggal Ika

Ilustrasi Semboyan Bhinneka Tunggal Ika Berasal dari Bahasa. Sumber: unsplash.com/ unsplash+

Semboyan Bhineka Tunggal Ika tidak hanya sebagai simbol keberagaman, di balik kalimatnya tersimpan fungsi yang bermanfaat. Menurut buku Best Score Tes CPNS 2021 oleh Tim Presiden Eduka (hal. 45) inilah fungsi dari semboyan tersebut.

1. Jembatan Emas Penghubung Perbedaan Antar Suku

Kalimat Bhineka Tunggal Ika merupakan jembatan emas penghubung perbedaan antar suku yang ada di Nusantara. Sebagaimana diketahui bahwa banyak suku yang mendiami kepulauan Indonesia dan semuanya berbeda satu sama lain.

Semboyan ini menyatukan perbedaan-perbedaan itu. Sehingga semua suku akan saling mengedepankan sikap toleransi.

2. Simbol Kemajemukan Budaya

Sesuai dengan makna katanya, semboyan ini menyimbolkan kemajemukan budaya dalam negara. Ada banyak suku, bahasa, tradisi dan tarian serta nyanyian dan rumah adat yang berbeda-beda.

3. Cita-cita Kebangsaan

Menjadi rukun dan damai dalam perbedaan merupakan cita-cita kebangsaan yang tertuang dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika. Masyarakat yang tertib dan saling menghargai menjadi kondisi ideal yang diharapkan oleh semua orang.

Baca juga: Pengertian, Tujuan, dan Fungsi Negara secara Umum

Maka, terjawab sudah bahwa semboyan Bhinneka Tunggal Ika berasal dari bahasa Sansekerta. Isinya menyiratkan persatuan dalam perbedaan dalam negara. (IMA)