Sifat-sifat Periodik Unsur dalam Kimia beserta Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada tabel periodik unsur setiap unsurnya memiliki sifat yang berbeda-beda. Sifat-sifat periodik unsur adalah sifat yang berubah secara beraturan sesuai dengan kenaikan nomor atom unsur.
Pada dasarnya sifat ini berhubungan dengan struktur atomnya. Oleh sebab itu, sifat dari periodik unsur penting untuk diketahui guna memudahkan siswa dalam belajar ilmu Kimia dan Fisika.
Sifat-sifat Periodik Unsur
Secara umum, sistem periodik unsur memiliki sifat yang menjadi ciri khasnya. Mengutip dari buku CMS: Cara Menguasai Soal Kimia SMA dan MA Latihan Soal dan Pembahasan HOTS karya Enik Suyahni (21), berikut ini sifat-sifat periodik unsur yang perlu diketahui.
1. Jari-jari Atom
Sifat dari periodik unsur yang pertama adalah jari-jari atom. Jari-jari atom adalah jarak dari inti hingga kulit elektron terluar.
Besarnya jari-jari atom bergantung pada beberapa faktor. Adapun faktor yang mempengaruhi jari-jari atom sebagai berikut.
Perubahan Jumlah Kulit
Semakin banyak jumlah kulit atom, maka semakin jauh jarak elektron terluar dari atom sehingga jari-jari atom semakin besar.
Perubahan Muatan Inti
Dalam suatu golongan, atom yang memiliki banyak muatan akan mempunyai gaya tarik yang besar terhadap inti atom dengan elektronnya. Hal itu menyebabkan elektron dapat tertarik lebih dekat ke inti atom. Jadi, semakin banyak muatan inti atom, semakin pendek jari-jari atomnya.
2. Afinitas Elektron
Afinitas elektron adalah besarnya energi yang dibutuhkan atau dilepaskan oleh atom netral untuk menerima satu elektron menjadi ion negatif dalam wujud gas (dalam kJ.mol-¹).
Pada suatu golongan, afinitas elektron akan berkurang dari atas ke bawah.
Pada suatu periode, afinitas elektron akan bertambah dari kiri ke kanan.
3. Elektronegativitas
Elektronegativitas adalah kecenderungan suatu atom untuk menarik elektron ke pihaknya dalam membentuk ikatan. Jika elektronegativitas suatu atom semakin besar, maka semakin mudah dalam menarik elektron untuk membentuk ikatan.
4. Energi Pengionan
Energi pengionan adalah energi minimum yang berguna untuk melepaskan suatu elektron dari suatu atom netral dalam wujud gas, sehingga ion pada wujud beda gas bermuatan +1. Besarnya energi ionisasi tergantung pada nomor atom dan jari-jari atom.
Semakin besar jari-jari atom, semakin lemah gaya tarik inti atom terhadap elektron di kulit terluarnya. Hal itu menyebabkan elektron di kulit terluar menjadi lebih mudah lepas, sehingga energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron semakin kecil.
Baca juga: Mengenal Kelemahan Atom Rutherford beserta Kelebihannya
Pada dasarnya sistem periodik unsur merupakan tabel identitas unsur-unsur yang dikemas berdasarkan kemiripan sifat-sifat unsurnya. Adanya penjelasan mengenai sifat-sifat periodik unsur di atas diharapkan bisa menambah wawasan serta pengetahuan pembaca. (NTA)
