Sikap-sikap dalam Pergaulan Remaja beserta Prinsip Dasar Pergaulan Sehat

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sikap-sikap pergaulan remaja bisa digunakan untuk mencari pertemanan yang baik dan positif. Pergaulan remaja menjadi salah satu sisi positif untuk mengembangkan mentalitas mereka.
Pada fase ini mereka akan belajar untuk mempersiapkan diri. Dengan melakukan sikap-sikap yang positif mampu mencintai pergaulan yang baik sehingga mereka terdorongnya untuk melaksanakan hal yang baik dalam hidup mereka.
Sikap-sikap Dalam Pergaulan Remaja
Pada umumnya para remaja saat emosional karena perubahan hormonal yang menyebabkan kondisi mereka seperti itu. Melalui pergaulan sehari-hari sikap yang ada didalam pergaulan remaja dapat menemukan berbagai aspek positif maupun negatif.
Mengutip dari buku Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SMA/SMK/MA dan Sederajat Kelas X karya Nur Hasyim dkk (2021:84), berikut ini sikap-sikap dalam pergaulan remaja yang penting untuk diketahui.
1. Menjadi Diri Sendiri
Pada saat melakukan pergaulan dengan orang lain, seorang remaja harus menjadi dirinya sendiri. Mereka tidak boleh menutup diri dan bersikap lain agar diakui lingkungan pergaulan.
Sikap selalu menjadi diri sendiri dalam dunia pergaulan terlihat sepele. Dengan menjadi diri sendiri mampu membuat seseorang dapat disukai dalam pergaulan.
2. Menghindari Pembicaraan yang Kurang Bermanfaat
Di dalam pergaulan remaja gosip sangatlah mengasyikan. Namun, sikap menyebarkan gosip yang belum tentu kebenarannya dapat menimbulkan fitnah dan akan menyakiti perasaan orang lain.
3. Membiasakan Diri Untuk Memberi dan Berbagi
Dunia pertemanan sangat berpengaruh dalam diri seseorang. Jika berbuat baik pasti pertemanan tersebut akan lebih positif begitupun sebaliknya.
Pergaulan yang selalu memberi dan berbagi sedikit rezeki maupun makanan sangat baik. Hal ini mampu menciptakan perasaan senang, nyaman, dan aman di dalam diri seseorang.
4. Penampilan Fisik
Secara umum, penampakan fisik bukan sebuah jaminan untuk disukai oleh orang lain. Namun, berpenampilan bersih dan rapi membuat dirinya banyak disukai.
Seseorang tidak perlu berlebihan untuk mendapatkan kesan yang baik. Penampakan fisik yang bersih dan rapi bisa mencerminkan diri dan pribadi seseorang meskipun tidak tampil mewah.
Prinsip Pergaulan Sehat
Suatu pergaulan seseorang dapat dikatakan sehat apabila individu satu dengan yang lainnya mampu mengajarkan hal-hal positif. Mengutip dari buku Modul Pembelajaran SMA Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas X karya Mochamammad Windarto, M.Pd (13), berikut ini prinsip pergaulan sehat remaja yang dapat diketahui.
Persahabatan antara lawan jenis seringkali berlanjut pada proses pacaran. Apabila hal tersebut terjadi, antara kedua individu harus saling terbuka, membuat kesepakatan yang saling menguntungkan, mengkoreksi kelebihan serta kekurangan, dan memiliki komitmen antara satu sama lain.
Jika dalam persahabatan antar lawan jenis timbul "perasaan saling suka", hal tersebut sangat wajar dan seharusnya tidak mengurangi arti dari persahabatan.
Selalu ingin belajar untuk saling mengerti, bersikap baik dengan sahabat, dan saling menghargai untuk menciptakan keseimbangan.
Mengetik tentang perkembangan diri bertumbuh untuk melahirkan kebutuhan berelasi dengan teman lawan jenis maupun sejenis.
Membangun relasi untuk memberikan nilai positif pada kedua belah pihak. Suatu relasi tersebut harus sama-sama menyenangkan, mengatasi permasalahan, membangun simpati, dan mencipta rasa aman.
Tidak selalu berprasangka bahwa bersahabat dengan lawan jenis pasti akan memunculkan "perasaan suka". Pasalnya persahabatan antara laki-laki dan perempuan tidak selalu menjadi "saling suka", melainkan bisa menciptakan persahabatan yang baik dan wajar.
Baca juga: Pengertian Pergaulan Bebas dan Penyebabnya pada Usia Remaja
Demikianlah ulasan mengenai sikap-sikap dalam pergaulan remaja. Jika menginginkan pergaulan yang sehat maka setiap individu harus menerapkan prinsip pergaulan sehat agar hubungan pertemanan dapat terjalin dengan baik. (NTA)
