Sinopsis Cerpen Mengapa Mereka Berdoa Kepada Pohon Karya Faisal Oddang

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa Mereka Berdoa Kepada Pohon adalah salah satu cerpen yang cukup populer. Bahkan pada pelajaran Bahasa Indonesia, siswa ditugaskan untuk membuat sinopsis cerpen Mengapa Mereka Berdoa Kepada Pohon karya Faisal Oddang ini.
Sinopsis bertujuan memberikan gambaran umum tentang tema, konflik, tokoh, serta ending tanpa menjelaskan detail-detail kecil atau seluruh isi cerpen. Biasanya, sinopsis disajikan dalam beberapa paragraf ringkas yang mencakup elemen penting cerpen, seperti latar tempat dan waktu, karakter utama, peristiwa penting, serta pesan atau makna cerita. Sinopsis
Sinopsis Cerpen Mengapa Mereka Berdoa Kepada Pohon
Mengutip buku Pelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Untuk SMA & MA Kelas X, Asul Wiyanto (2011:125), sinopsis merupakan ringkasan dari naskah asli. Membuat sinopsis berarti mengungkapkan kembali dengan bahasa sendiri isi naskah dalam bentuk singkat. Seperti salah satu contohnya adalah sinopsis cerpen Mengapa Mereka Berdoa Kepada Pohon karya Faisal Oddang.
Dalam sinopsis, konflik utama dan resolusi cerita biasanya dirangkum secara ringkas untuk menjaga ketertarikan pembaca. Berikut ini adalah sinopsis dari cerpen Mengapa Mereka Berdoa Kepada Pohon karya Faisal Oddang yang dapat diperhatikan atau sekedar menjadi bahan bacaan.
Cerpen Mengapa Mereka Berdoa Kepada Pohon karya Faisal Oddang mengisahkan perubahan seorang tokoh dari seorang pejuang menjadi pohon keramat yang menjadi fokus doa dan harapan masyarakat di wilayahnya. Kisah ini berawal dari masa penjajahan Belanda di Indonesia, terutama saat pasukan Belanda tiba di Makassar pada tahun 1947 untuk menekan pemberontakan lokal. Tokoh utama dalam cerpen ini adalah seorang ustad dan pejuang dari Laskar Bacukikki yang bersama Rahing dan rekan pejuang lainnya berjuang untuk melindungi desa mereka dari kekejaman tentara Belanda.
Dalam kilas balik ceritanya, tokoh utama menggambarkan suasana mencekam ketika mereka diintimidasi oleh pasukan Belanda dan harus mempertaruhkan nyawa untuk mempertahankan tanah air. Ia mengingat perjuangannya bersama rekan-rekannya, termasuk kenangan pahit kehilangan keluarganya akibat perang. Dengan perasaan sedih dan harapan yang rapuh, ia terpaksa menyuruh anak-anak untuk belajar mengaji di rumah masing-masing demi keselamatan mereka.
Seiring berjalannya waktu, pohon raksasa yang diyakini sebagai perwujudan tokoh utama atau lambang perlindungan masyarakat telah menjadi tempat di mana orang-orang berkumpul untuk berdoa. Keyakinan akan kekuatan spiritual pohon itu mendorong mereka untuk mengikatkan kain dan mengucapkan doa-doa, sembari berharap agar aspirasi mereka dikabulkan. Warga setempat memagari pohon itu sebagai tanda penghormatan terhadap semangat pahlawan yang dengan pengorbanannya telah menjaga keamanan desa mereka.
Cerpen ini memiliki tema yang berfokus pada pengorbanan, kepercayaan, dan mempertahankan kenangan pahlawan dalam bentuk yang tidak terduga. Tokoh utamanya, meskipun telah meninggal dalam perjuangannya, diabadikan sebagai pohon keramat yang melambangkan kekuatan dan pelindung bagi masyarakat kampung. Pohon ini mengingatkan mereka akan perjuangan yang panjang dan penderitaan yang harus mereka hadapi demi meraih kemerdekaan.
Sinopsis cerpen Mengapa Mereka Berdoa Kepada Pohon karya Faisal Oddang ini dapat menjadi referensi atau bahan bacaan sebelum membuat sinopsis cerpen. Dengan sinopsis, pembaca dapat memahami garis besar cerita dan tertarik untuk membaca karya aslinya. (BAI)
Baca Juga: Sinopsis Santet Segoro Pitu: Persaingan Usaha Berujung Teror Santet
