Konten dari Pengguna

Sinopsis Film Flu, Kisah Epidemi di Korea

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sinopsis the Flu. Sumber: www.pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sinopsis the Flu. Sumber: www.pexels.com

The Flu adalah film Korea Selatan yang dirilis pada 2013 serta disutradarai oleh Kim Sung Su dan ditulis oleh Lee Yeong Jong. Sinopsis film Flu mengisahkan wabah virus H5N1 yang melanda distrik Bundang di Korea Selatan.

Mengutip laman resmi film Flu imdb.com, dikisahkan bahwa kekacauan terjadi ketika virus mematikan yang ditularkan melalui udara menginfeksi penduduk sebuah kota di Korea Selatan yang berjarak kurang dari 20 kilometer dari Seoul.

The Flu tidak hanya menggambarkan ancaman virus yang bisa menghancurkan sebuah kota, tetapi juga mengungkapkan betapa brutalnya tindakan manusia ketika berada dalam situasi krisis. Film ini menunjukkan bagaimana ketegangan dan ego bisa memicu konflik di tengah bencana.

Sinopsis The Flu, Film yang Menarik untuk Ditonton

Ilustrasi sinopsis the Flu. Sumber: www.pexels.com

Film The Flu dibintangi oleh Jang Hyuk, aktor berpengalaman yang sebelumnya tampil dalam drama, seperti The Producers (2015), Voice (2017), dan Wok of Love (2018). Selain Jang Hyuk, film ini juga menampilkan aktor-aktor seperti Soo Ae, Park Min Ah, dan Lee Hee Joon.

Selain kondisi epidemi, Film Flu juga menggambarkan perjalanan yang mencakup berbagai peristiwa terkait, seperti konflik sosial, politik, serta upaya pengembangan vaksin melalui konvalesen. Berikut adalah sinopsis film Flu.

Dua bersaudara, Ju Byung Woo dan Ju Byung Ki, menyelundupkan imigran ilegal ke Korea Selatan menggunakan sebuah kontainer. Namun, semua imigran tersebut meninggal akibat penyakit misterius, kecuali seorang bernama Monssai.

Byung Woo dan Byung Ki membawa Monssai bersama mereka, namun dalam perjalanan, Monssai berhasil melarikan diri. Sementara itu, Byung Woo mulai menunjukkan gejala batuk dan demam, dan meskipun dibawa ke klinik untuk mendapat perawatan dari Dr. Kim In Hae, nyawanya tak dapat diselamatkan.

Dari situ, wabah virus mulai menyebar ke seluruh kota. Keesokan harinya, semakin banyak orang yang mengalami gejala serupa dengan Byung Woo.

Penelitian mengungkapkan bahwa virus mematikan tersebut adalah jenis H5N1 yang telah bermutasi, dan dapat membunuh dalam waktu 36 jam. Hal ini memaksa pihak berwenang untuk segera melakukan karantina di wilayah tersebut.

Kepanikan pun melanda masyarakat, dengan banyaknya orang yang ketakutan akan virus ini. Rumah-rumah kosong dan jalanan sepi, sementara militer menjaga ketat perbatasan karantina agar warga Bundang tidak keluar.

Di tengah kekacauan itu, Dr. Kim In Hae kehilangan putrinya, Mi Reu, akibat virus. Ia kemudian dibantu oleh Kang Ji Goo, seorang pemadam kebakaran yang sebelumnya juga sempat menolongnya.

Namun, tak lama setelah itu, Mi Reu mulai menunjukkan gejala terinfeksi virus. In Hae berjuang sekuat tenaga untuk menyelamatkan putrinya yang kondisinya semakin buruk.

Di sisi lain, Monssai menjadi harapan untuk mengatasi wabah ini. Sebagai satu-satunya imigran ilegal yang selamat, ia diketahui memiliki antibodi yang bisa melawan virus.

In Hae pun berusaha memanfaatkan darah Monssai untuk menyelamatkan putrinya. Namun, keberadaan Monssai memicu konflik dan pertumpahan darah.

Keadaan semakin buruk ketika pemerintah memutuskan untuk menghancurkan Bundang untuk mencegah penyebaran virus lebih jauh. Keputusan ini menuai perdebatan dan mendapat tentangan dari banyak pihak, termasuk tim medis yang sedang berusaha mengembangkan obat. Namun, keputusan untuk menghancurkan kota tampaknya sudah final, dan kini nyawa In Hae, Ji Goo, Mi Reu, serta warga Bundang terancam.

Dari sinopsis film Flu, penonton dapat melihat bahwa jika dibandingkan dengan situasi saat ini, ada kesamaan dalam penyebaran, kebiasaan masyarakat, dan reaksi seperti panic buying.

Film ini menyoroti pentingnya protokol kesehatan, transparansi dari otoritas, dan solusi yang tepat dalam menghadapi kebijakan pemerintah. Selain itu, kerjasama antara rakyat dan negara juga menjadi pelajaran penting yang dapat diambil. (VAN)

Baca juga: Urutan Nonton the Walking Dead beserta Sinopsis Singkatnya