Strategi Apa untuk Meningkatkan Internalisasi Pancasila dengan Akutansi?

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pancasila sebagai dasar negara menjadi pijakan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan dan profesi. Lalu, strategi apa yang dapat dijalankan untuk meningkatkan internalisasi Pancasila sebagai identitas Nasional Indonesia jika dikaitkan dengan akutansi?
Akuntansi bukan hanya soal angka, tetapi juga mencerminkan nilai moral dan tanggung jawab. Dalam mencatat hingga melaporkan keuangan, seseorang perlu memiliki karakter yang mencerminkan nilai Pancasila agar tetap berada di jalan yang benar.
Strategi Apa yang Dapat Dijalankan untuk Meningkatkan Internalisasi Pancasila sebagai Identitas Nasional Indonesia Jika Dikaitkan dengan Akutansi?
Menurut buku Sosial Akuntansi: Praktik Akuntansi Modern Disandarkan Pada Nilai Cinta, Meliliyah Ariani dan Zulhawati (2023), Pancasila adalah ruh bagi pendidikan akuntansi di Indonesia.
Artinya, sudah semestinya materi akuntansi yang diajarkan mengandung nilai ketuhanan. Hal ini memiliki tujuan akhir, yaitu menciptakan kesejahteraan dan keadilan sosial.
Lantas, strategi apa yang dapat dijalankan untuk meningkatkan internalisasi Pancasila sebagai identitas nasional Indonesia jika dikaitkan dengan akutansi? Adapun metode yang bisa diterapkan, yaitu:
1. Integrasi Nilai Pancasila dalam Kurikulum Akuntansi
Mengintegrasikan nilai Pancasila dalam kurikulum pendidikan akuntansi merupakan langkah awal yang penting. Contohnya, menggunakan studi kasus yang mencerminkan keadilan sosial dan tanggung jawab pengelolaan keuangan lembaga publik.
Simulasi akuntansi bisa menunjukkan nilai transparansi (keterbukaan data), akuntabilitas (pertanggungjawaban), dan kepedulian sosial (pengelolaan dana). Dengan demikian, mahasiswa bisa langsung mempraktikkan teori yang dipahami.
2. Kegiatan Ekstrakurikuler dan Pelatihan
Pembelajaran nilai Pancasila dalam pendidikan akuntansi juga bisa dilakukan di luar kelas, seperti workshop, seminar, dan pengabdian masyarakat.
Misalnya, mahasiswa diajak untuk memberikan pelatihan pencatatan keuangan sederhana kepada UMKM lokal melalui pendekatan gotong royong.
3. Perilaku Profesional dan Etika Akuntansi
Selain itu, nilai Pancasila harus tertanam dalam jiwa setiap akuntan. Metode yang bisa diterapkan yaitu mengajarkan perilaku profesional dan etika ekuntansi, mencakup kejujuran, integritas, objektivitas.
Hal ini penting digunakan saat menyusun laporan, melakukan audit, hingga membuat keputusan. Dengan membiasakan diri sejak mahasiswa, pribadi akuntan yang kompeten akan terbentuk.
Jadi, strategi apa yang dapat dijalankan untuk meningkatkan internalisasi Pancasila sebagai identitas Nasional Indonesia jika dikaitkan dengan akutansi? Bisa dengan mengamalkan etika akuntansi kejujuran, integrasi dalam kurikulum, serta mengikuti kegiatan pelatihan dan pengabdian. (ALF)
Baca juga: Apa Strategi Baru yang Ingin Anda Pelajari? Ini Informasinya
