Struktur Artikel Ilmiah Populer dan Cara Menyusunnya dengan Tepat

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami struktur artikel ilmiah populer adalah hal penting yang tidak boleh dilewatkan. Artikel dengan struktur yang baik tidak hanya memudahkan pembaca untuk memahami isi, tetapi juga memastikan pesan utama tersampaikan secara efektif.
Dengan pendekatan yang lebih ringan namun tetap akurat, artikel ilmiah populer menjadi penghubung yang baik antara dunia akademis dan masyarakat luas. Inilah yang membuat ilmu pengetahuan lebih mudah diakses oleh semua orang.
Struktur Artikel Ilmiah Populer
Artikel ilmiah populer memiliki struktur yang berbeda dari artikel ilmiah formal. Alasannya karena ditujukan untuk pembaca umum dengan gaya bahasa yang ringan tapi tetap mengandung informasi berbasis ilmu pengetahuan.
Berdasarkan buku Menulis Artikel Ilmiah yang Komunikatif: Strategi Menembus Jurnal Akademik Bereputasi, Wahyu Wibowo, (2022), struktur artikel ilmiah populer yang perlu dipahami adalah:
1. Judul
Judul artikel harus memikat perhatian pembaca sambil memberikan gambaran isi artikel.
2. Pendahuluan (Opening)
Tujuannya adalah untuk memancing rasa ingin tahu pembaca dengan pernyataan atau pertanyaan menarik, fakta mencengangkan, atau cerita singkat yang relevan. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami tanpa istilah teknis yang terlalu rumit.
3. Isi Utama (Body)
Berisi fakta dan data, serta menjelaskan topik secara mendalam tetapi tetap dengan bahasa yang sederhana. Menggunakan subjudul untuk membagi isi menjadi beberapa bagian yang terstruktur, seperti topik, manfaat atau dampak positif, serta tantangan atau risiko.
4. Penutup (Closing)
Berisi rangkuman yang menyimpulkan poin utama artikel. Kemudian ajakan atau pertanyaan reflektif yang mengundang pembaca untuk berpikir lebih lanjut atau bertindak.
5. Referensi (Opsional)
Bertujuan untuk memberikan kredibilitas artikel dengan mencantumkan sumber terpercaya, seperti jurnal, buku, atau situs ilmiah. Penulis dapat menyebutkan referensi secara langsung atau memberikan tautan untuk pembaca yang ingin menggali lebih dalam.
6. Gaya Bahasa
Sederhana, sebaiknya hindari istilah teknis yang rumit; jika digunakan, beri penjelasan singkat. Gunakan gaya bahasa yang komunikatif dan personal, seperti "kamu" atau "kita," tergantung target pembaca.
Cara Menyusun Artikel Ilmiah Populer Sesuai Strukturnya
Berikut adalah langkah-langkah menyusun artikel ilmiah populer sesuai strukturnya:
Pilih topik yang relevan dan menarik bagi pembaca umum, serta tetapkan tujuan penulisan (mengedukasi, menginspirasi, atau memberikan solusi).
Lakukan riset. Kumpulkan informasi dari sumber tepercaya, seperti jurnal ilmiah, buku, atau wawancara dengan ahli, untuk memastikan keakuratan isi.
Buat outline artikel. Susun kerangka yang mencakup bagian utama: judul, lead, isi, dan kesimpulan.
Buat judul yang singkat, jelas, dan mampu menarik perhatian pembaca.
Tulis paragraf pembuka (lead). Gunakan fakta unik, pertanyaan, atau cerita singkat untuk mengajak pembaca masuk ke topik.
Jelaskan poin-poin penting dalam subtopik yang runtut, sertakan fakta, contoh, atau ilustrasi yang relevan dalam bahasa sederhana.
Tuliskan kesimpulan yang merangkum poin utama, memberikan solusi, atau mengajak pembaca untuk bertindak.
Gunakan bahasa yang sederhana. Hindari istilah teknis yang rumit, gunakan analogi atau penjelasan sehari-hari untuk mempermudah pemahaman.
Sertakan gambar, grafik, atau ilustrasi untuk memperkuat pesan dan meningkatkan daya tarik.
Setelah selesai, jangan lupa untuk melakukan penyuntingan untuk memastikan tulisan bebas dari kesalahan, dan sesuai fakta. Dengan begitu, menulis dan menyusun struktur artikel ilmiah populer akan lebih mudah dan menghasilkan tulisan yang menarik. (DNR)
Baca Juga: Alasan Informasi dalam Artikel Ilmiah Populer Harus Disertai Pendapat Ahli
