Struktur Otot Lurik beserta Cara Kerja dan Fungsinya bagi Tubuh

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Otot lurik adalah jenis alat gerak aktif yang menempel pada rangka tubuh manusia. Struktur otot lurik tersusun atas serabut panjang dengan warna gelap dan terang serta terdapat inti dalam jumlah banyak di pinggir.
Alat gerak ini bekerja sesuai kehendak karena dikontrol oleh sistem saraf pusat. Gerakannya yang cepat dan kuat mampu membuat otot lurik mudah merasa lelah dan tidak tahan lama.
Struktur Otot Lurik
Ujung otot lurik umumnya melekat pada tulang, ada sebagian melekat pada kulit. Ujung otot tersebut disebut insertio (tempat untuk menggerakkan) dan origo (tempat bertumpunya otot).
Pada otot lurik setiap rangkanya tersusun atas inti paralel yang menjadi dua baris di sarkolema. Inti yang berada di pusatnya hanya tampak pada fetus, serat intrafusal pafa muskel spindel (neuromuscular spindle), vertebrata lebih rendah, dan pada serat otot yang bergenerasi.
Secara anantomis, struktur otot lurik terdiri dari beberapa bagian, seperti fasciculus, muscle fiber, myofibrils, dan miofilamen yang terdiri dari filamen actin (filamen tipis) dan filamen myosin (filamen tebal).
Otot lurik juga tersusun atas dua sistem membran, antara lain plasma (membran sel) dan retikulum sarkoplasma di mana keduanya terlibat pada saat terjadi kontraksi. Pada bagian otot lurik juga dilapisi tubulus tranversal, yaitu membran sel seperti tabung yang mampu melakukan ekstensi.
Jenis otot ini akan berkontraksi apabila implus listrik ditransmisikan melalui tubulus tranversal yang memanjang jauh menuju serat otot. Sedangkan, retikulum sarkoplasma yang berada di dalam serat akan melepaskan Ca2+ saat terjadi kontraksi dan menyimpan Ca2+ saat terjadi relaksasi otot.
Cara Kerja Otot Lurik
Secara umum, otot lurik bekerja dengan dikendalikan oleh otak sehingga di sebut otot sadar. Mengutip dari buku Strategi dan Bank Soal HOTS IPA SMP/MTs Kelas 7, 8, 9 karya Tim Maestro Genta (2020:85), cara kerja otot lurik ada dua macam, yaitu sinergis dan antagonis.
Cara kerja otot secara sinergis terjadi ketika beberapa otot saling bekerja sama untuk melakukan suatu gerakan. Sedangkan, cara kerja otot secara antagonis terjadi ketika beberapa otot melakukan mekanisme yang berlawanan.
Fungsi Otot Lurik bagi Tubuh
Sebagai alat gerak aktif, otot lurik memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh. Mengutip dari buku Fisiologi Olahraga karangan Saiful dan Wolter Mongsidi (2021:60), fungsi otot lurik bagi tubuh manusia di antaranya.
Membantu menggerakkan tubuh
Menghasilkan panas pada tubuh
Melindungi sendi dan menahannya sesuai dengan tempat seharusnya
Membantu memperluas dan menyempitkan rongga dada, sehingga manusia bisa menarik dan menghembuskan nafas sesuka hatinya
Memberikan bentuk tubuh
Memindahkan tulang di berbagai bagian tubuh
Melindungi organ yang lebih dalam
Menjaga sendi untuk berada di tempat yang seharusnya
Baca juga: Cara Tes Squat Jump untuk Menguatkan Otot beserta Manfaatnya
Pada dasarnya struktur otot lurik tersusun atas bagian-bagian penting di dalam tubuh manusia. Melalui ulasan ini, seseorang diharapkan untuk tidak melakukan kegiatan yang melebihi batas kemampuannya agar otot di dalam tubuh tidak mengalami gangguan. (NTA)
