Konten dari Pengguna

Susunan Acara Istighosah dan Doa Bersama dari Awal sampai Akhir

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi susunan acara istighosah. Sumber: Samer Alhusseini/ pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi susunan acara istighosah. Sumber: Samer Alhusseini/ pexels

Susunan acara istighosah dan doa bersama sebaiknya disusun dengan baik sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan hidmat. Mengingat dari nama acaranya, yakni istighosah, yang merupakan kegiatan bermakna meminta pertolongan.

Dikutip dari buku Hujjah Amaliyah Ahlusunnah Waljama’ah, Muhammad Ropi’i, (2022: 111), istighosah berarti meminta pertolongan ketika dalam keadaan sukar atau sulit. Tentunya dibutuhkan kesungguhan supaya permintaan dikabulkan Allah Swt.

Susunan Acara Istighosah dan Doa Bersama Lengkap

Ilustrasi susunan acara istighosah. Sumber: Pok Rie/ pexels

Susunan acara istighosah biasanya digabungkan dengan hajat atau tujuan lain seperti doa bersama atau pengajian akbar. Berikut ini adalah susunan acara istighosah dan doa bersama.

1. Penampilan Hadrah atau Jimbe

Penampilan hadrah, jimbe, kasidah, atau penampilan lain bernuansa Islami dilaksanakan sebagai penyambutan pada jamaah sebelum acara dimulai. Penampilan pembuka dapat dilaksanakan sekitar 15-30 menit sebelum acara pembukaan.

2. Pembukaan

Pembukaan acara dilaksanakan oleh MC atau pembawa acara. Setelah acara pembukaan pembawa acara mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan, tokoh-tokoh yang dimuliakan, dan jemaah yang hadir dalam istighosah.

3. Pembacaan Kalam Ilahi

Pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebaiknya dipilihkan pada ayat yang berkaitan dengan ujian dan pertolongan dari Allah, seperti surat Al-Baqarah ayat 214.

Artinya “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti (yang dialami) orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan, dan diguncang (dengan berbagai cobaan) sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, “Kapankah datang pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat”.

4. Menyanyikan Lagu Kebangsaan

Menyanyikan lagu kebangsaan yang diikuti seluruh jemaah dapat dilanjutkan dengan lagu mars persyarikatan, seperti Ya Lal Wathon atau Sang Surya. Acara dipimpin oleh petugas dan jamah diminta berdiri ketika menyanyikan lagu kebangsaan dan mars persyarikatan.

5. Selawat Nabi

Pembacaan selawat nabi dapat dipimpin oleh petugas khusus atau oleh pembawa acara. Pembacaan shalawat diikuti oleh semua jemaah atau peserta istighasah.

6. Kata Sambutan

Rangkaian kata sambutan di antaranya disampaikan oleh ketua panitia, pejabat pemerintah yang hadir, dan pimpinan jemaah. Dalam sambutan disampaikan maksud dan tujuan diselenggarakannya istigosah.

7. Doa Bersama

Doa bersama dipimpin oleh petugas khusus, yakni oleh pimpinan jemaah. Doa berisi permintaan ampunan pada Allah Swt.

8. Pembacaan istighosah

Pembacaan istighosah dapat dipimpin oleh pemimpin doa bersama.

9. Pembacaan Surat Yasin dan Tahlil

Pembacaan surat Yasin dan Tahlil mengikuti doa dan istighasah dan menjadi penutup rangkaian doa bersama.

10. Penutup

Penutupan acara dilaksanakan oleh pembawa acara, diawali dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam acara istighasah.

11. Penampilan Hadrah atau Jimbe

Penampilan Hadrah atau penampilan lainnya menjadi penutup rangkaian acara, sekaligus mengiringi jemaah meninggalkan lokasi acara.

Baca juga: 6 Manfaat Doa Nurbuat dan Cara Mengamalkannya

Demikian pembahasan tentang susunan acara istighosah. Di sela-sela acara, dapat disampaikan pada jemaah untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan. Semoga bermanfaat. (STA)