Konten dari Pengguna

Syarat Terjadinya Bunyi Lengkap dengan Pengertian dan Jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi syarat terjadinya bunyi. Sumber: unsplash.com/Franco Antonio Giovanella
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi syarat terjadinya bunyi. Sumber: unsplash.com/Franco Antonio Giovanella

Bunyi termasuk gelombang longitudinal yang memiliki rambatan dan arah gerakan yang sama. Adapun salah satu syarat terjadinya bunyi adalah memiliki penerima rambatan gelombang atau yang bisa mendengar bunyi tersebut.

Perambatan bunyi bisa terjadi melalui beberapa perantara seperti benda padat, udara, dan benda-benda cair. Jadi, bunyi bisa berasal dari mana saja dan nantinya akan ditangkap oleh panca indera makhluk hidup.

Pengertian dan Jenis-jenis Bunyi

Ilustrasi syarat terjadinya bunyi. Sumber: unsplash.com/Mark Paton

Bunyi tidak langsung muncul begitu saja dan langsung ditangkap oleh telinga, melainkan melalui beberapa tahapan dan terdapat syaratnya.

Mengutip dari buku Rumus Pintar Fisika, Endro Wahyono, S.Si, dan Sandi Fahamsyah, S.Si, (2009:106), pengertian bunyi adalah bagian dari gelombang longitudinal yang membutuhkan medium untuk merambat.

Dalam proses perambatan bunyi, membutuhkan waktu selama beberapa lama dan bunyi juga bisa dipantulkan. Bunyi berasal dari benda yang bergetar yang dikenal dengan istilah sumber bunyi.

Contoh bunyi adalah gendang yang dipukul, harpa yang dipetik, dan sebagainya. Terdapat tiga jenis bunyi yaitu audiosonik, infrasonik, dan ultrasonik. Berikut penjelasan jenis-jenis bunyi di atas.

1. Audiosonik

Audiosonik adalah bunyi yang berkisar antara 20 hingga 20 ribu getaran per Hz di setiap detik. Jenis bunyi ini yang bisa didengar manusia.

2. Infrasonik

Infrasonik adalah bunyi yang sangat pelan yaitu kurang dari 30 getaran per Hz tiap detik yang hanya didengar oleh jangkrik dan anjing.

3. Ultrasonik

Terakhir adalah ultrasonik yang termasuk bunyi kuat yaitu di atas 20 ribu getaran per Hz di tiap detik yang bisa didengar oleh lumba-lumba.

Syarat Terjadinya Bunyi

Ilustrasi syarat terjadinya bunyi. Sumber: unsplash.com/Mark Paton

Setelah mengetahui apa saja pengertian dan ketiga jenis bunyi, berikutnya adalah penjelasan mengenai syarat terjadinya bunyi.

1. Pendengar atau Penerima Bunyi

Syarat pertama adalah pendengar atau penerima bunyi yaitu yang bisa mendengarkan sumber bunyi dari suatu benda.

2. Media Penghantar

Media penghantar adalah media yang membantu perambatan bunyi seperti benda cair, padat, dan udara.

3. Sumber Bunyi

Terakhir adalah sumber bunyi yang menjadi syarat penting terjadinya bunyi. Lewat sumber bunyi, bunyi akan dikirim ke telinga pendengar melalui ketiga media perantara di atas.

Baca Juga: 7 Contoh Zookori dan Penjelasannya

Tanda adanya ketiga syarat terjadinya bunyi di atas makhluk hidup tidak akan bisa mendengarkan apapun. Hal ini karena bunyi bisa dikirim melalui tiga media yaitu benda cair, padat, dan udara. (GTA)