Tahapan Perencanaan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perencanaan pembelajaran mendalam atau deep learning harus dipersiapkan para pendidik sebelum mengajar. Pembelajaran mendalam merupakan salah satu metode untuk menyusun RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran).
Dengan RPP, guru dapat memanfaatkan waktu mengajar secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembelajaran. Selain itu, siswa akan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan nyaman.
Ketahui Tahapan Perencanaan Pembelajaran Mendalam
Dikutip dari Naskah Akademik Pembelajaran Mendalam Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua, Suyanto dan Kawan-kawan (2025:v), pembelajaran mendalam adalah pendekatan yang menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran yang berkesadaran, bermakna menggembirakan.
Pembelajaran mendalam dilakukan melalui olah pikir, hati, rasa dan raga secara holistik dan terpadu. Agar pendekatan tersebut dapat dilaksanakan, guru harus merancang pembelajaran mendalam untuk mata pelajaran yang diampunya lebih dahulu.
Berikut ini adalah tahapan-tahapan yang dilakukan untuk membuat perencanaan pembelajaran mendalam tersebut.
1. Identifikasi
Ada 3 komponen utama yang harus diidentifikasi, yaitu:
Peserta didik, yaitu untuk mengidentifikasi pengetahuan dasar siswa terhadap materi yang akan diajarkan.
Materi pelajaran, yaitu untuk mengetahui karakteristik mata pelajaran yang akan diajarkan.
Dimensi profil lulusan, yang meliputi 8 dimensi, yaitu keimanan ketakwaan terhadap Tuhan YME, kewarganegaraan, kreativitas, kemandirian, komunikasi, kesehatan, kolaborasi dan penalaran kritis.
2. Desain Pembelajaran
Ada beberapa komponen yang harus ditentukan untuk membuat desain pembelajaran, yaitu:
Capaian pembelajaran.
Topik pembelajaran.
Integrasi lintas disiplin ilmu.
Tujuan pembelajaran.
Kerangka pembelajaran, yang meliputi lingkungan pembelajaran, pemanfaatan digital, kemitraan pembelajaran dan praktis pedagogis,
3. Pengalaman Belajar
Dari desain pembelajaran di atas, ada beberapa perencanaan yang dapat membantu menghasilkan langkah-langkah pembelajaran yang baik, yaitu:
Merancang tahapan pembelajaran dengan prinsip berkesadaran, bermakna dan menggembirakan.
Merancang tahapan pembelajaran yang tediri dari awal, inti dan penutup.
Merancang inti pembelajaran yang membantu siswa untuk memahami, mengaplikasi dan merefleksi.
4. Asesmen
Asesmen dapat dilakukan minimal tiga kali, yaitu pada:
Awal pembelajaran.
Proses pembelajaran.
Akhir pembelajaran.
Tahapan membuat perencanaan pembelajaran mendalam di atas dapat membantu pendidik menyusun RPP. Pada akhirnya, RPP yang runtut akan memperlancar tugas pendidik selama proses pembelajaran hingga mencapai tujuan pembelajarannya. (lus)
Baca juga: Contoh Perencanaan Bimbingan dan Konseling di SD
